Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Lima Strategi HR Hadapi Era AI, Tekankan Etika dan Perencanaan Talenta

30 Kamis, 09 Jul 2026, 18:43 WIB | Oleh:
Ini Lima Strategi HR Hadapi Era AI, Tekankan Etika dan Perencanaan Talenta Ini Lima Strategi HR Hadapi Era AI, Tekankan Etika dan Perencanaan Talenta Doc: Jobstreet by Seek
Ket. Ilustrasi manajemen sumber daya manusia di era AI. Jobstreet by Seek membagikan lima strategi HR menghadapi era AI, mulai dari workforce planning, pemetaan keterampilan, hingga pentingnya etika manusia dalam pengambilan keputusan.

JAKARTA – Transformasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mengubah cara perusahaan mengelola sumber daya manusia. Namun, adopsi teknologi dinilai tidak cukup hanya berfokus pada otomatisasi. Profesional HR juga dituntut mampu menyusun strategi tenaga kerja yang selaras dengan tujuan bisnis, memahami kebutuhan kompetensi masa depan, serta memastikan setiap keputusan tetap berlandaskan etika.

Pesan tersebut mengemuka dalam episode keempat Power Talks yang diselenggarakan Jobstreet by Seek bersama Kevin Thompson, CEO sekaligus AI Transformation Architect di PEEPL. Dalam diskusi tersebut, keduanya membagikan sejumlah pelajaran bagi praktisi HR, pemimpin bisnis, dan pengelola talenta agar lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

Head of Country Marketing Jobstreet by Seek Indonesia, Sawitri, mengatakan transformasi dunia kerja menuntut fungsi HR mengambil peran yang lebih strategis dibanding sekadar menjalankan proses rekrutmen.

Menurutnya, profesional HR kini harus mampu membaca arah bisnis, memetakan kapabilitas tenaga kerja, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan.

"Masa depan ketenagakerjaan harus high tech, tetapi juga jangan lupa harus deeply human," ujar Sawitri melalui keterangannya pada hari Kamis (9/7).

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan AI harus diimbangi dengan komunikasi yang baik, analisis berbasis data, serta pertimbangan manusia agar perusahaan mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah dinamika dunia kerja.

Workforce Planning Dimulai dari Strategi Bisnis

Dalam diskusi tersebut, Kevin Thompson menilai banyak organisasi masih menjalankan fungsi HR secara reaktif, yakni baru melakukan perekrutan ketika terdapat posisi yang kosong.

Menurutnya, pendekatan tersebut kurang efektif untuk mendukung pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang karena kebutuhan tenaga kerja tidak disusun berdasarkan arah bisnis.

Kevin mengatakan strategic workforce planning seharusnya dimulai dengan memahami visi perusahaan, prioritas CEO, serta target pertumbuhan organisasi. Dengan demikian, HR dapat berperan sebagai mitra strategis dalam menyiapkan talenta yang dibutuhkan untuk masa depan.

Pemetaan Kompetensi Menjadi Fondasi

Selain memahami arah bisnis, perusahaan juga perlu memiliki gambaran menyeluruh mengenai kompetensi yang telah dimiliki karyawan dan keterampilan baru yang akan dibutuhkan.

Kevin menyebut langkah ini sebagai workforce visibility, yaitu kemampuan perusahaan memetakan kondisi tenaga kerja secara akurat sehingga keputusan terkait rekrutmen maupun pengembangan SDM tidak hanya didasarkan pada asumsi.

Menurutnya, pemetaan kompetensi akan membantu perusahaan mengetahui kesenjangan keterampilan (skill gap) yang perlu ditutup agar tetap kompetitif di tengah perubahan teknologi.

Seimbangkan Rekrutmen dan Pengembangan Internal

Kevin juga menekankan pentingnya mengombinasikan strategi perekrutan dari luar perusahaan dengan pengembangan talenta internal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Mari Hormati Guru dengan Meramaikan “Pekan Guru Fest”

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mari Hormati Guru dengan Me...
Daerah
Harga Cabai Naik? Jangan Kh...
Nasional
Wamendagri Ingatkan Kepala ...

Hujan Mulai Turun, Tangerang Siapkan Antisipasi Banjir

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hujan Mulai Turun, Tangeran...

Pengembangan Industri Kebugaran Semakin Diseriusi Pemerintah

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pengembangan Industri Kebug...
Megapolitan
Mau Cari Lokasi Kuliner yan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.