Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan SDM dan Perkuat Skill Kerja, Pemkab Gunungkidul Dorong Warga Ikut Magang Hub Kemnaker

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 19:06 WIB | Oleh:
Siapkan SDM dan Perkuat Skill Kerja, Pemkab Gunungkidul Dorong Warga Ikut Magang Hub Kemnaker Doc: ANTARA/Maulana Surya
Ket. Ilustrasi mahasiswa magang kerja.

YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengajak seluruh masyarakat, khususnya lulusan baru perguruan tinggi, memanfaatkan Program Magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) 2026 sebagai salah satu peluang memperoleh pengalaman kerja, sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

Kepala melalui Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Gunungkidul Kelik Yuniantoro di Gunungkidul, Kamis (9/7), mengatakan seluruh proses pendaftaran peserta maupun perusahaan penyelenggara Program Magang Hub dilakukan secara daring melalui laman resmi Kemnaker.

"Pendaftaran (perusahaan) sampai tanggal 15 (Juli), nanti semua mendaftar lewat website Kemnaker," katanya.

Menurut Kelik, seluruh tahapan seleksi dan penetapan peserta sepenuhnya menjadi kewenangan Kemnaker, sehingga pemerintah daerah (pemda) belum memiliki data mengenai perusahaan penyelenggara maupun peserta yang nantinya dinyatakan lolos.

"Baru nanti setelahnya, mana-mana yang akan memperoleh, itu kan dari Kemnaker, jadi semuanya dari Kemnaker," ujarnya.

Ia mengatakan Program Magang Hub merupakan program tahunan Kemnaker yang terbuka bagi masyarakat Indonesia, terutama lulusan baru (fresh graduate), dengan persyaratan yang menyesuaikan kebutuhan masing-masing perusahaan penyelenggara.

"Untuk masyarakat secara umum, tergantung persyaratan-persyaratan perusahaan, yang jelas fresh graduate," katanya.

Menurut dia, perusahaan yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat mendaftarkan diri sebagai penyelenggara magang melalui platform tersebut.

"Perusahaan-perusahaan yang punya NIB dan sebagainya itu, mendaftar ke sana," ujar Kelik Yuniantoro.

Kelik menjelaskan Disdagnaker Gunungkidul tidak memiliki penugasan khusus dalam pelaksanaan Program Magang Hub, namun berperan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar semakin banyak pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Enggak ada (penugasan khusus), kami enggak secara langsung dalam koordinasi, kami hanya ikut menyebarluaskan," katanya.

Ia menegaskan pihaknya juga siap membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran, sehingga informasi mengenai peluang kerja dan program magang dapat diakses lebih mudah oleh warga Gunungkidul.

"Kalau kami kan hanya berusaha menjembatani agar masyarakat  mudah mendapatkan akses informasi tentang lowongan pekerjaan," ujar Kelik Yuniantoro. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.