Ini Lima Strategi HR Hadapi Era AI, Tekankan Etika dan Perencanaan Talenta
📅 Kamis, 09 Jul 2026, 18:43 WIB | Oleh: Haryo BronoSeimbangkan Rekrutmen dan Pengembangan Internal
Kevin juga menekankan pentingnya mengombinasikan strategi perekrutan dari luar perusahaan dengan pengembangan talenta internal.
Ia menjelaskan bahwa perusahaan perlu menentukan secara cermat kompetensi mana yang harus diperoleh melalui rekrutmen eksternal dan keterampilan apa yang lebih efektif dibangun melalui pelatihan maupun program pengembangan karyawan.
Pendekatan tersebut dinilai mampu menekan biaya rekrutmen, mempercepat kesiapan tenaga kerja, sekaligus membangun pipeline talenta secara berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
AI Mendukung, Bukan Menggantikan Manusia
Dalam pandangan Kevin, AI sebaiknya diposisikan sebagai alat untuk memperkuat kualitas pengambilan keputusan, bukan menggantikan manusia.
Teknologi AI dapat membantu perusahaan mengintegrasikan data dari berbagai sistem, seperti Learning Management System (LMS) maupun Human Resource Information System (HRIS), sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi tenaga kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, keputusan strategis tetap membutuhkan penilaian manusia.
"AI bukan untuk menggantikan manusia. Tapi AI akan menggantikan manusia yang tidak menggunakan AI," kata Kevin.
Ia juga mengingatkan bahwa terdapat aspek mendasar yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.
"Satu hal yang tidak bisa digantikan oleh AI adalah etika. Kita bisa mendapatkan lebih banyak data dengan bantuan AI, tetapi berdasarkan data tersebut, tetap ada etika di balik keputusan yang harus kita ambil," ujarnya.
Mulai dari Skala Kecil
Kevin turut mendorong perusahaan agar tidak menunda transformasi AI hanya karena ingin membangun sistem yang sempurna.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!