Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dominasi Sabalenka Mulai Terancam Para Pesaing

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 06:24 WIB | Oleh:
Dominasi Sabalenka Mulai Terancam Para Pesaing Doc: Tiziana FABI / AFP
Ket. Aryna Sabalenka dari Belarusia kembali ke Sorana Cirstea Rumania selama turnamen tenis WTA Roma Terbuka di Foro Italico di Roma pada 9 Mei 2026.

PARIS - Ambisi Aryna Sabalenka untuk menaklukkan Prancis Open kembali menjadi sorotan menjelang dimulainya turnamen grand slam tanah liat paling bergengsi di dunia itu, Minggu (24/5). Namun, tidak seperti beberapa bulan lalu ketika dia tampak nyaris tak tersentuh, petenis nomor satu dunia tersebut kini tiba di Paris dengan tanda-tanda keretakan dalam dominasinya.

Musim 2026 sebenarnya dibuka Sabalenka secara meyakinkan. Petenis Belarusia berusia 28 tahun itu merebut gelar di Indian Wells dan Miami untuk menyempurnakan “Sunshine Double”, sekaligus menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama tenis putri dunia. Saat itu, dia memenangi tiga dari empat turnamen yang diikutinya, dengan satu-satunya noda berupa kekalahan tiga set dari Elena Rybakina pada final Australia Open.

Rentetan 15 kemenangan beruntun membuat Sabalenka datang ke musim tanah liat Eropa dengan aura superioritas. Banyak pihak meyakini gelar Madrid Open keempat tinggal menunggu waktu sebelum dia memusatkan perhatian ke Roland Garros, satu-satunya grand slam yang belum berhasil dia menangkan.

Namun, laju impresif itu mendadak terhenti. Di Madrid, Sabalenka tersingkir di perempat final setelah dikalahkan unggulan ke-30, Hailey Baptiste. Hasil buruk itu berlanjut di Roma ketika dia disingkirkan Sorana Cirstea dalam laga putaran ketiga Italian Open.

Kekalahan tersebut memunculkan keraguan yang sebelumnya nyaris tidak pernah terlihat dari diri Sabalenka sepanjang musim ini. Seusai tersingkir di Roma, dia mengakui kondisi fisiknya tidak berada dalam level terbaik.

“Saya merasa tubuh membatasi performa untuk bermain di level tertinggi,” ujar Sabalenka. Meski demikian, juara grand slam empat kali itu mencoba tetap tenang menghadapi situasi sulit. “Kami tidak pernah benar-benar kalah. Kami hanya belajar,” ucapnya.

Ketidakstabilan performa Sabalenka membuat persaingan di sektor putri Roland Garros kembali terbuka lebar. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.