Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pengembangan AI untuk Sektor Kesehatan ASEAN

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Indonesia Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pengembangan AI untuk Sektor Kesehatan ASEAN Doc: SEA Health Summit
Ket. SEA Health Summit 2026 di Bangkok, Thailand. Forum ini menargetkan Indonesia sebagai mitra strategis dalam ekspansi inovasi kesehatan Asia Tenggara. Kolaborasi ini mendorong pemanfaatan AI, digitalisasi layanan kesehatan, dan hilirisasi riset medis.

JAKARTA – Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu pasar utama dalam pengembangan inovasi kesehatan di Asia Tenggara menyusul keberhasilan penyelenggaraan SEA Health Summit 2026 di Bangkok, Thailand. Penyelenggara menyatakan akan menggandeng berbagai institusi medis di Indonesia sebagai bagian dari ekspansi regional untuk mempercepat adopsi inovasi kesehatan berbasis teknologi.

SEA Health Summit 2026 yang berlangsung pada 30 Juni 2026 mempertemukan lebih dari 400 pemimpin dari Thailand dan negara-negara Asia Tenggara dalam forum yang berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di sektor kesehatan dan longevity.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara RISE, SeaX Ventures, dan Krungthep Turakij (Nation Group). Forum tersebut juga menjadi momentum peluncuran sejumlah kemitraan strategis di bawah naungan SEA Health Innovation Hub (SEA HI Hub), termasuk program SPARK Southeast Asia yang bertujuan mempercepat hilirisasi hasil riset menjadi produk dan layanan kesehatan yang siap diterapkan maupun dikomersialisasikan.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Thailand, di antaranya Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, Riset, dan Inovasi Thailand, Prof. Dr. Yodchanan Wongsawat, serta Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Pattana Promphat.

Menurut penyelenggara, Indonesia menjadi salah satu fokus pengembangan berikutnya karena memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara, ekonomi yang terus tumbuh, serta ekosistem teknologi kesehatan (health-tech) yang berkembang pesat.

Di tengah transformasi dan digitalisasi layanan kesehatan yang sedang berlangsung, keterlibatan rumah sakit dan pusat medis akademik di Indonesia dinilai dapat mempercepat penerapan hasil riset menjadi solusi yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem inovasi kesehatan regional.

Saat ini, jaringan SEA HI Hub telah menjangkau lebih dari 25 juta pasien melalui berbagai mitra di kawasan. Organisasi tersebut menargetkan jangkauan hingga 100 juta pasien pada 2028, dengan Indonesia dipandang sebagai salah satu negara yang berperan penting dalam pencapaian target tersebut.

CEO sekaligus Co-Founder RISE dan Managing Partner SeaX Ventures, Dr. Kid Parchariyanon, mengatakan Asia Tenggara memiliki potensi besar dalam sektor kesehatan, namun selama ini belum memiliki wadah kolaborasi yang mampu menghubungkan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menuturkan, Asia Tenggara memiliki potensi luar biasa di bidang kesehatan, namun selama ini belum memiliki wadah untuk menggali potensi tersebut. Pihaknya memilih memulai di Thailand karena negara ini menawarkan infrastruktur medis kelas dunia sekaligus ekosistem inovasi kesehatan yang berkembang pesat.

“Namun, ambisi kami tidak pernah terbatas pada satu negara saja. SEA Health Summit dirancang untuk tumbuh dan berkembang di seluruh kawasan ini, dalam perjalanannya menjadi pusat utama inovasi kesehatan di Asia Tenggara, dan hari ini hanyalah permulaan," ujarnya melalui siaran pers pada hari Rabu (1/7).

Sementara itu, Managing Director Krungthep Turakij, Veerayuth Saengkrajang, mengatakan forum tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pemimpin di sektor kesehatan untuk mempercepat pertukaran pengetahuan dan inovasi di tingkat regional.

Ia selalu percaya bahwa menciptakan ruang untuk percakapan yang tepat pada waktu yang tepat dapat membawa perubahan yang berarti. Kolaborasi dengan RISE dan SeaX Ventures dalam SEA Health Summit selaras dengan misi kami untuk menghubungkan para pemimpin pemikiran, memajukan pertukaran pengetahuan, dan mendorong kemajuan bagi Thailand dan kawasan ini.

“Kami bangga menjadi bagian dari acara perdana ini dan menantikan pertumbuhan platform ini di tahun-tahun mendatang," katanya.

Melalui perluasan kolaborasi ke Indonesia, penyelenggara berharap inovasi di bidang AI, layanan kesehatan digital, dan riset medis dapat lebih cepat diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekosistem kesehatan Asia Tenggara di tingkat global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Bulu Tangkis Beregu Putra-putri ke Semifinal

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bulu Tangkis Beregu Putra-p...
Nasional
BMKG Jayapura Catat 1.862 T...
Nasional
Puncak Peringatan HUT Ke-81...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.