Perlu Memeriksa Aritmia Sejak Dini untuk hindari Mati Jantung Mendadak
📅 Rabu, 30 Sep 2026, 00:23 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Aritmia adalah gangguan irama jantung. Perlu pemeriksaan aritmia sejak dini untuk mencegah risiko mati jantung mendadak. “Kementerian Kesehatan membagikan tiga langkah yang dapat dilakukan untuk mendeteksi gangguan irama jantung atau aritmia sejak dini sebagai upaya mencegah risiko kematian jantung mendadak,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan tiga langkah tersebut meliputi mengenali gejala, melakukan pemeriksaan, dan bertindak tepat dengan mengikuti penanganan sesuai anjuran dokter."Deteksi dini, langkah tepat bisa kita ringkas dalam tiga poin utama. Pertama, kenali. Kedua, periksa. Dan yang terakhir bertindak tepat," kata Nadia dalam konferensi pers peringatan "Hari Jantung Sedunia - Deteksi Dini Aritmia dan Rekomendasi Prosedur untuk Tingkatkan Kualitas Hidup" di Jakarta, Selasa.
Nadia menjelaskan langkah pertama adalah mengenali tanda-tanda yang dapat mengindikasikan gangguan irama jantung, seperti jantung berdebar, denyut jantung tidak teratur, dan pusing seperti hendak pingsan.
Langkah kedua adalah melakukan pemeriksaan. Masyarakat dapat memulai dengan memeriksa denyut nadi secara mandiri dan mengukur tekanan darah, kemudian melanjutkan dengan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).
"Periksa, mulai mengecek nadi sendiri, mengukur tekanan darah, serta lanjutkan dengan pemeriksaan EKG," ujarnya. Ia mengatakan pemeriksaan EKG dapat mendeteksi gambaran irama jantung yang tidak normal, termasuk pada orang yang belum menunjukkan gejala klinis.
Sementara itu, langkah ketiga adalah bertindak tepat dengan mengikuti penanganan sesuai anjuran dokter apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan irama jantung.
Nadia mengatakan deteksi dini penting karena aritmia yang tidak terdeteksi dapat berdampak pada kondisi kesehatan yang lebih serius. "Ini menjadi sangat penting untuk kita mengenali irama jantung kita, mencegah kematian mendadak yang mungkin tidak pernah kita tahu," katanya.
Ia mengajak masyarakat menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kebiasaan dan tidak menunggu munculnya keluhan untuk memeriksakan kondisi jantung. "Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri, kenali irama jantung kita mulai hari ini," ujar Nadia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!