An Se-young Cetak Sejarah, Pertahankan Emas Tunggal Putri Asian Games
📅 Rabu, 30 Sep 2026, 00:17 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNAGOYA — An Se-young kembali menunjukkan dominasinya di panggung bulu tangkis Asia. Pebulu tangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan itu mencetak sejarah dengan menjadi tunggal putri pertama yang berhasil meraih dua medali emas Asian Games.
An Se-young memastikan pencapaian tersebut setelah menaklukkan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, dengan skor 21-17, 21-9 pada final di Nagoya, Selasa (29/9).
Peraih emas Olimpiade dan juara dunia tersebut tampil tanpa kompromi. Setelah sempat mendapat perlawanan pada gim pertama, An meningkatkan tekanan pada gim kedua dan menyelesaikan pertandingan dengan dominan.
Kemenangan itu sekaligus memperpanjang catatan luar biasa An sepanjang 2026. Pebulu tangkis berusia 24 tahun tersebut kini telah mengoleksi delapan gelar sepanjang tahun ini.
An sebelumnya meraih emas Asian Games tiga tahun lalu di Hangzhou. Dengan keberhasilan mempertahankan gelar tersebut, dia menjadi perempuan pertama yang mampu memenangkan dua emas tunggal putri dalam sejarah Asian Games.
Pencapaian An mengingatkan pada prestasi legenda bulu tangkis Tiongkok, Lin Dan, yang dianggap sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Lin dua kali meraih emas tunggal putra Asian Games, selain memenangkan dua medali emas Olimpiade dan lima gelar juara dunia.
An mengaku ingin mengikuti jejak prestasi legenda Tiongkok tersebut.
"Saya berusaha mengikuti jejak atlet hebat ini," ujar An. "Ada banyak atlet kuat yang telah mencapai hal-hal luar biasa, dan mereka memotivasi saya untuk tampil lebih baik."
Dominasi An sepanjang 2026 memang sulit dibendung. Dia baru menelan satu kekalahan tahun ini. Dari turnamen yang gagal dimenanginya, An menjadi runner-up di All England Open, sedangkan di Japan Open dia mundur karena cedera.
Pada Agustus lalu, An juga berhasil merebut gelar juara dunia keduanya di New Delhi.
"Saya sangat senang bisa terus memenangkan gelar," katanya. "Saya pikir ini merupakan hasil dari kemampuan saya untuk tetap fokus."
"Saya tidak akan mengatakan bahwa diri saya tidak terkalahkan, tetapi saya tidak pernah menyerah dan selalu berusaha memainkan permainan terbaik."
Kemenangan di Nagoya memperpanjang dominasi An atas Yamaguchi. Dia kini telah memenangkan sembilan pertandingan terakhir melawan pebulu tangkis Jepang tersebut.
Yamaguchi yang kini menempati peringkat ketiga dunia merupakan mantan juara dunia tiga kali. Namun, dia memilih melihat persaingan dengan An sebagai tantangan untuk terus berkembang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!