Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Negara Memperebutkan Tari Berikut untuk Dimintakan Warisan ke UNESCO

9 Rabu, 30 Sep 2026, 00:34 WIB | Oleh:
Empat Negara Memperebutkan Tari Berikut untuk Dimintakan Warisan ke UNESCO Empat Negara Memperebutkan Tari Berikut untuk Dimintakan Warisan ke UNESCO Doc: ist
Ket. tari zapin

JAKARTA – Pemerintah harus rajin mengajukan ke UNESCO warisan-warisan atau budaya-budaya agar tidak diklaim negera lain. Misalnya, saat ini ada empat negara yang mengeklaim tari Zapin.

Indonesia bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam mengajukan tari Zapin sebagai warisan budaya takbenda atau Intangible Cultural Heritage (ICH) ke UNESCO lewat joint nomination atau nominasi bersama.

“Sekarang kita mengusulkan Zapin sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO. Ini adalah satu budaya yang tentu saja sama-sama kita berbagi, karena pada waktunya di zaman sebelumnya kita tidak terkait dengan batas-batas wilayah, tentu terjadi juga persilangan, pertemuan, migrasi, dan juga akulturasi budaya,” ujar Menbud Fadli dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara justru menjadi dasar persatuan, silaturahmi, saling menghormati, dan kerja sama antarnegara.

“Dengan demikian kita merawat identitas masing-masing sekaligus mengakui sejarah budaya yang saling terhubung dan share heritage yang hidup melintasi batas-batas negara,” katanya. Zapin dipilih sebagai warisan budaya yang diajukan ke UNESCO karena memiliki akar kesamaan di empat negara serta masuk dalam rumpun melayu.

Indonesia, kata dia, memiliki tugas untuk menghubungi berbagai komunitas yang berkaitan dengan pelestarian zapin yang masih terus dilakukan hingga sekarang serta mendukung persiapan persyaratan lain termasuk mengumpulkan dukungan untuk pengajuan ini, mengingat tiap negara memiliki keunikan serta ciri khas tarian yang berbeda satu sama lain.

“Mudah-mudahan dengan nanti tari Zapin bisa kita inskripsikan secara bersama-sama kita bisa rayakan tari Zapin ini di berbagai tempat, semakin banyak orang yang nanti belajar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Indonesia bersama Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, serta Thailand mengusulkan kebaya ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2023.

Kelima negara di Asia Tenggara yang mengenal kebaya sebagai busana tradisional perempuan ini mengusulkan melalui mekanisme nominasi bersama atau joint nomination.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Permukaan Air Danau di Mukapayung Menyusut

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Permukaan Air Danau di Muka...
Nasional
BNPB Perketat Aspek Keselam...
Nasional
Polri Harus Tuntaskan Kasus...
Advertisement
Aksi Protes di Paris Bentrok

Aksi Protes di Paris Bentrok

09 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.