Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UEFA Semprot Keras Soal Kasus Folarin Balogun, FIFA Rsak Kepercayaan Sepak Bola

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 04:35 WIB | Oleh:
UEFA Semprot Keras Soal Kasus Folarin Balogun, FIFA Rsak Kepercayaan Sepak Bola Doc: ist
Ket. jadi sorotan

SLEMAN – Pengampunan timnas Amerika Folarin Balogun disorot keras Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Lembaga ini menanggapi kasus kartu merah penyerang tim nasional Amerika Serikat Folarin Balogun dengan menyebutkan bahwa kredibilitas kompetisi dirusak karena kepastian aturan yang tidak dijamin.

"Ketika kepastian aturan tidak lagi dijamin oleh para penjaganya, integritas permainan dipertaruhkan dan kredibilitas kompetisi dirusak," demikian pernyataan UEFA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin.

Balogun diusir keluar lapangan akibat kartu merah saat AS melawan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. Dengan sanksi itu, Balogun seharusnya dilarang bermain pada laga 16 besar melawan Belgia.

Namun, FIFA memilih untuk tidak memberlakukan skorsing langsung, yang berarti pencetak gol terbanyak tim tuan rumah akan tersedia untuk bermain.

Pemulihan status Balogun terjadi setelah presiden AS Donald Trump menelepon presiden FIFA Gianni Infantino pada hari Kamis dan berbicara tentang penangguhan tersebut. Pada hari Minggu, Presiden Trump berterima kasih kepada FIFA yang menurutnya telah "membalikkan ketidakadilan besar".

UEFA menyatakan bahwa keputusan menangguhkan sementara selama satu tahun penerapan hukuman larangan bermain satu pertandingan otomatis menyusul kartu merah yang diberikan kepada pemain Folarin Balogun telah melampaui batas.

Bagi UEFA, sepak bola, seperti olahraga lainnya, bergantung pada aturan, yang merupakan dasar untuk kompetisi yang adil, jujur, dan transparan. Terkadang aturan terbuka untuk interpretasi. Dalam kasus Bolagun, tidak demikian.

UEFA menyatakan bahwa hukuman skorsing otomatis minimal satu pertandingan setelah kartu merah bukanlah pilihan diskresioner dan tidak memerlukan keputusan dari badan yang berwenang untuk diberlakukan.

Ini adalah prinsip yang tertanam dalam peraturan, yang tidak dapat dikecualikan, apalagi di tengah turnamen di mana beberapa pemain lain telah berada dalam situasi yang sama dan secara teratur menjalani skorsing mereka.

Keputusan seperti itu, menurut UEFA menciptakan preseden dalam turnamen yang sedang berlangsung, di mana situasi serupa sekarang akan memerlukan perlakuan yang sama, yang merugikan kompetisi.

UEFA menambahkan bahwa sepak bola adalah olahraga yang paling dicintai di dunia karena merupakan permainan yang indah dan dipercaya karena dimainkan di mana-mana dengan peraturan yang sama.

Sebuah turnamen tidak pernah berdiri sendiri dan, jika turnamen yang dimaksud adalah Piala Dunia, ia memiliki kekuatan untuk menimbulkan konsekuensi positif atau negatif pada permainan secara keseluruhan.

"Kami menyatakan ketidakpercayaan kami terhadap keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tidak dapat dipahami, dan tidak dapat dibenarkan ini," demikian UEFA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.