Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AL Musnahkan Barang Bukti 1,3 Ton Ketamin yang Bisa Rusak 13 Juta Jiwa

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 13:47 WIB | Oleh:
TNI AL Musnahkan Barang Bukti 1,3 Ton Ketamin yang Bisa Rusak 13 Juta Jiwa Doc: antara foto
Ket. Tersangka penyelundupan 1,3 ton ketamin yang dilakukan pada Minggu, 9 Agustus 2026.

BATAM - TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama jajaran memusnahkan barang bukti ketamin seberat 1.298 kilogram atau hampir 1,3 ton hasil penggagalan penyelundupan dari kapal asing MV King Sun di perairan utara Tanjung Berakit, Kepulauan Riau.

Pemusnahan dilakukan di Kodaeral IV Batam sebagai tindak lanjut pengungkapan kasus penyelundupan ketamin yang dilakukan pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama TNI AL dengan Badan Reserese Kriminal (Bareskrim) Polri, Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

"Ini hasil kerja sama antara TNI AL, Bareskrim Polri, Bea Cukai dan BNN RI. Dari barang bukti ini kita mengestimasikan dapat menyelamatkan 13 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan obat keras," ujar Muhammad Ali di Batam, Rabu (12/8).

Ia mengatakan seluruh barang bukti ketamin dimusnahkan untuk mencegah kembali beredarnya barang tersebut.

Sementara itu, keterlibatan delapan anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan asing yang diamankan bersama MV King Sun masih didalami melalui proses penyelidikan.

Muhammad Ali juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar mengatakan ketamin saat ini belum masuk dalam kategori narkotika namun memiliki status hukum obat-obat tertentu (OOT).

"Kalau kita hitung dari segi aspek kesehatan, tentu 13 juta manusia atau orang Indonesia aspek kesehatannya bisa terganggu karena akibat obat ini sangat berbahaya dampaknya," ujarnya.

Taruna juga memperkirakan potensi beban biaya rehabilitasi yang dapat timbul apabila ketamin tersebut sampai beredar di masyarakat.

Dengan asumsi biaya rehabilitasi minimal Rp10 juta per orang, potensi biaya yang dapat dicegah mencapai sekitar Rp130 triliun.

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto mengatakan ketamin belum termasuk narkotika sehingga penanganan perkara tersebut dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Namun, BNN mendorong agar ketamin dapat dimasukkan sebagai narkotika golongan II mengingat penyalahgunaannya semakin marak, termasuk dalam bentuk ketamin cair yang digunakan untuk cartridge vape.

"Ketamin ini marak disalahgunakan, terutama ketamin cair untuk cartridge vape. Maka kami sedang mengajukan agar ketamin dapat masuk ke narkotika golongan II," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.