Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

F-35 Australia vs Rafale TNI-AU: Duel di Langit Selatan, Siapa Lebih Superior?

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 00:07 WIB | Oleh:

Teknologi stealth dan sensor fusion memungkinkan pesawat ini mendeteksi lawan lebih dahulu, meluncurkan rudal, lalu keluar dari area tempur sebelum diketahui posisinya.

Namun bila duel berubah menjadi pertarungan jarak dekat, Rafale memiliki peluang lebih besar memanfaatkan kelincahan manuvernya.

Karena itu, hasil akhir tidak hanya ditentukan spesifikasi pesawat, tetapi juga kualitas pilot, dukungan pesawat peringatan dini (AWACS), jaringan radar, peperangan elektronik, hingga taktik operasi.

Indonesia Dikelilingi Operator F-35

Perkembangan ini menjadi perhatian karena Indonesia berada di lingkungan yang mulai dipenuhi operator F-35.

Australia telah mengoperasikan sekitar 72 F-35A Lightning II sebagai tulang punggung Royal Australian Air Force.

Singapura juga telah memesan F-35B dan F-35A untuk menggantikan armada F-16 secara bertahap.

Artinya, dalam beberapa tahun ke depan, hampir seluruh wilayah udara di sekitar Indonesia akan berada dalam jangkauan negara-negara yang mengoperasikan jet tempur generasi kelima.

Modernisasi Militer Australia

Dalam dua dekade terakhir, Australia menjalankan modernisasi militer besar-besaran.

Selain armada F-35A, negara tersebut mengoperasikan pesawat peperangan elektronik EA-18G Growler, pesawat tempur F/A-18F Super Hornet, pesawat peringatan dini E-7A Wedgetail, pesawat tanker KC-30A, serta pesawat patroli maritim P-8A Poseidon.

Di laut, Angkatan Laut Australia memiliki kapal perusak kelas Hobart dengan sistem tempur Aegis, fregat kelas Anzac, serta kapal selam kelas Collins yang nantinya akan digantikan kapal selam bertenaga nuklir melalui program AUKUS.

Canberra juga berinvestasi besar pada rudal jarak jauh, rudal antikapal, sistem pertahanan udara, kemampuan serangan presisi, serta pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Pemerintah Australia menjelaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan respons terhadap perubahan lingkungan keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan kebutuhan meningkatkan daya tangkal nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Fiskal Makin Ketat, APBN Di...

AS Batasi Visa Warga dari 4 Negara Amerika Latin

13 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Batasi Visa Warga dari 4...
Luar Negeri
Terusan Panama Naikkan Bata...
Luar Negeri
Perang Makin Brutal, 145.00...
Luar Negeri
UEA Tuntut Selat Hormuz Tid...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.