Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

F-35 Australia vs Rafale TNI-AU: Duel di Langit Selatan, Siapa Lebih Superior?

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 00:07 WIB | Oleh:

Dalam duel jarak jauh atau Beyond Visual Range (BVR), keunggulan ini sangat penting. Pesawat yang lebih dulu mendeteksi lawan biasanya memiliki kesempatan lebih besar untuk menembakkan rudal terlebih dahulu.

Mata Digital F-35

Keunggulan F-35 tidak hanya berasal dari kemampuan silumannya.

Jet buatan Amerika Serikat ini membawa konsep sensor fusion, yaitu menggabungkan seluruh informasi dari radar AESA, kamera inframerah, sensor elektronik, hingga data dari pesawat lain menjadi satu tampilan yang mudah dipahami pilot.

Banyak analis bahkan menyebut pilot F-35 seperti memiliki "mata 360 derajat".

Sementara Rafale F4 juga mengalami peningkatan besar dibanding versi sebelumnya. Standar F4 menghadirkan radar AESA yang lebih canggih, sistem peperangan elektronik SPECTRA yang ditingkatkan, kemampuan berbagi data lebih cepat, serta integrasi rudal generasi terbaru seperti Meteor.

Walau demikian, dalam hal kesadaran situasional (situational awareness), banyak pengamat pertahanan masih menempatkan F-35 satu tingkat di atas Rafale.

Rafale Lebih Gesit

Jika pertarungan berubah menjadi dogfight atau pertempuran jarak dekat, situasinya berbeda.

Rafale dikenal sebagai salah satu jet tempur paling lincah di dunia. Konfigurasi sayap delta dan canard membuatnya memiliki kemampuan bermanuver sangat baik pada berbagai kecepatan.

Banyak pilot NATO memuji karakter terbang Rafale yang sangat responsif.

F-35 memang bukan pesawat yang dirancang khusus untuk dogfight. Filosofi pembuatannya justru menghindari pertarungan jarak dekat dengan menghancurkan lawan dari jarak jauh sebelum sempat terlihat.

Namun, bukan berarti F-35 lemah. Mesin bertenaga lebih dari 43.000 pound thrust tetap membuat pesawat ini mampu bermanuver dengan baik bila diperlukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Fiskal Makin Ketat, APBN Di...

AS Batasi Visa Warga dari 4 Negara Amerika Latin

13 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Batasi Visa Warga dari 4...
Luar Negeri
Terusan Panama Naikkan Bata...
Luar Negeri
Perang Makin Brutal, 145.00...
Luar Negeri
UEA Tuntut Selat Hormuz Tid...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.