F-35 Australia vs Rafale TNI-AU: Duel di Langit Selatan, Siapa Lebih Superior?
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 00:07 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
JAKARTA – Indonesia akan segera memasuki era baru kekuatan udara. Melalui kontrak pembelian dari Prancis, TNI Angkatan Udara akan diperkuat 42 unit Dassault Rafale standar F4, salah satu jet tempur generasi 4,5 tercanggih di dunia.
Namun, di saat yang sama, lingkungan strategis Indonesia juga berubah cepat. Dua negara tetangga terdekat, Australia dan Singapura, telah memilih Lockheed Martin F-35 Lightning II, jet tempur siluman generasi kelima yang hingga kini dianggap sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih di dunia.
Pertahanan Selalu Berbasis Kemungkinan
Hubungan Indonesia dan Australia saat ini berada pada tingkat yang sangat baik. Kedua negara rutin menggelar latihan militer bersama, memperkuat kerja sama keamanan maritim, hingga menjalin dialog pertahanan secara intensif.
Namun dalam dunia pertahanan, setiap negara membangun kekuatan berdasarkan berbagai kemungkinan jangka panjang, bukan hanya kondisi politik saat ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hubungan Jakarta dan Canberra sendiri pernah mengalami pasang surut.
Pada 1999, krisis Timor Timur menjadi salah satu titik terendah hubungan kedua negara. Australia memimpin pasukan multinasional INTERFET yang diterjunkan setelah referendum yang berujung pada kemerdekaan Timor Leste. Meskipun operasi tersebut berada di bawah mandat internasional, situasi saat itu memicu ketegangan politik dan militer dengan Indonesia.
Ketegangan juga kembali muncul pada 2015 ketika Indonesia mengeksekusi dua terpidana kasus narkotika asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, anggota kelompok Bali Nine. Pemerintah Australia menarik duta besarnya untuk konsultasi sebagai bentuk protes, sementara hubungan diplomatik sempat mendingin sebelum kembali pulih.
Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan bahwa hubungan antarnegara dapat mengalami dinamika sesuai perkembangan politik dan keamanan.
Pertanyaannya pun muncul. Jika suatu saat Rafale F4 harus berhadapan dengan F-35, siapa yang lebih unggul?
Siluman vs "Semi Siluman"
Perbedaan paling mencolok berada pada teknologi stealth.
F-35 sejak awal dirancang sebagai pesawat generasi kelima yang mengutamakan kemampuan menghindari deteksi radar. Bentuk badan pesawat, ruang senjata internal, hingga material penyerap gelombang radar membuat penampang radar (Radar Cross Section/RCS) F-35 sangat kecil.
Sebaliknya, Rafale F4 bukanlah pesawat siluman. Meski desainnya telah dibuat untuk mengurangi pantulan radar dan memiliki beberapa fitur low observable, jejak radarnya tetap jauh lebih besar dibanding F-35.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!