Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intervensi Trump Picu Kontroversi di Piala Dunia 2026, FIFA Rusak Reputasi Usai Izinkan Balogun Tampil Lawan Belgia

📅 Senin, 06 Jul 2026, 17:51 WIB | Oleh:

Para pemain bertahan Kuwait menghentikan permainan karena mengaku mendengar bunyi peluit dari arah tribun penonton. Mereka mengira pertandingan telah dihentikan sehingga tidak lagi berusaha menghalau serangan lawan.

Merasa gol tersebut tidak sah, Presiden Asosiasi Sepak Bola Kuwait, Pangeran Fahad Al-Ahmed Al-Jaber Al-Sabah, turun dari tribun penonton dan memasuki lapangan untuk melayangkan protes langsung kepada wasit.

Dalam insiden yang hingga kini masih menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia, sang pangeran berhasil membujuk wasit membatalkan gol Prancis.

Meski demikian, Prancis akhirnya kembali mencetak gol yang sah sebelum pertandingan berakhir. Les Bleus menutup laga dengan kemenangan 4-1, sementara aksi sang pangeran tetap dikenang sebagai salah satu bentuk intervensi paling luar biasa yang pernah terjadi di arena Piala Dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.