Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stok Melimpah di Pasar Induk Bikin Harga Cabai dan Bawang di Pasar Kopro Jakbar Turun

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 14:27 WIB | Oleh:
Stok Melimpah di Pasar Induk Bikin Harga Cabai dan Bawang di Pasar Kopro Jakbar Turun Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Aktivitas transaksi di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (19/2).

JAKARTA - Harga cabai dan bawang di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), menurun sejak satu pekan terakhir.

Salah satu pedagang sayur-mayur bernama Fauzi (23) mengatakan penurunan harga terjadi pada semua jenis cabai.

"Semua jenis cabai harganya turun," kata Fauzi di Pasar Kopro, Jakarta Barat, Jumat.

Harga cabai rawit merah kini menyentuh Rp60 ribu per kilogram (kg), yang sebelumnya mencapai harga Rp80 ribu per kg.

Kemudian, cabai hijau besar saat ini harganya Rp50 ribu per kg, cabai keriting hijau Rp50 ribu per kg, cabai rawit merah Rp60 ribu per kg, cabai keriting merah Rp60 ribu per kg, cabai merah besar Rp60 ribu per kg, dan cabai rawit hijau Rp70 ribu per kg.

Fauzi menuturkan penurunan harga cabai itu sudah terjadi selama lebih dari satu pekan terakhir.

Selain cabai, harga bahan pokok yang juga mengalami penurunan, yakni bawang merah.

"Bawang merah turun dari Rp70 ribu per kilogram, jadi Rp60 ribu per kilogram," ungkap Fauzi.

Sementara itu, bawang putih harganya terpantau normal, yakni Rp45 ribu-Rp50 ribu per kg.

Pedagang lainnya, Ida Rahayu (56) mengatakan penurunan harga cabai dan bawang sudah terjadi sekitar sejak dua pekan belakangan.

Menurut dia, faktor penurunan harga tersebut salah satunya, yaitu stok yang melimpah di Pasar Induk.

"Biasanya, kalau harga lagi naik (melambung) itu karena stoknya kurang, kosong, terus pengirimannya juga telat," tutur Ida.

Di sisi lain, salah satu pengunjung pasar, Jamilah (38) menyambut baik penurunan harga sejumlah bahan pokok tersebut.

Karena harganya sedang turun, dia pun mengaku tidak ragu untuk membeli dalam jumlah banyak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Profesor ITS Buat Material ...

25 Dosen UB Perkuat Pembangunan Kawasan Transmigrasi

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
25 Dosen UB Perkuat Pembang...
Luar Negeri
Geliat Ekspor Perikanan Vie...
Luar Negeri
Jepang Darurat Kokain: Angk...
Megapolitan
Pelatihan Medsos untuk Menc...
Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.