Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Karangetang Bergejolak! Awan Panas Guguran Terjadi, Warga Diminta Waspada

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 06:09 WIB | Oleh:
Gunung Karangetang Bergejolak! Awan Panas Guguran Terjadi, Warga Diminta Waspada Doc: Antara foto/HO-Pos PGA Karangetang
Ket. Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

MANADO - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang berharap warga mewaspadai potensi awan panas guguran Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

"Awan panas guguran bisa terjadi akibat material vulkanik terus menumpuk di puncak kawah yang kemudian runtuh," kata Yudia di Manado, Selasa.

Potensi awan panas guguran bisa saja terjadi apalagi saat ini luncuran lava pijar masih teramati di puncak kawah utara (kawah dua).

"Ini yang harus diwaspadai apalagi runtuhan material vulkanik dapat terjadi sewaktu-waktu," ujarnya.

Karena itu, dia berharap warga yang melakukan aktivitas pertanian di lereng Gunung Karangetang berhati-hati serta mematuhi radius bahaya yang direkomendasikan.

Sebagaimana data hasil pengamatan aktivitas Gunung Karangetang periode 17 Agustus 2026, asap kawah dua putih tipis tekanan asap lemah sedang lebih kurang 25 meter, sinar api lebih kurang 10-25 meter.

Suara gemuruh lemah agak kuat di sertai kepulan asap putih keabu-abuan tipis agak tebal lalu condong ke bagian utara timur laut dengan sekitar 25-100 meter.

Guguran lava pijar ke arah Kali Sumpihi lebih kurang 100-700 meter dan pada pukul 11.00 Wita pengamatan dari Kampung Pehe, Kecamatan Siau Barat teramati vegetasi antara Kali Kinali dan Hiung terbakar.

Pada aktivitas Level II (Waspada) diharapkan masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1,5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah utara-barat dan barat daya sejauh 2.5 kilometer dari kawah utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.