Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Banjarmasin Siaga Hadapi Ancaman Lonjakan Penyakit Diare

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 06:28 WIB | Oleh:
Pemkot Banjarmasin Siaga Hadapi Ancaman Lonjakan Penyakit Diare Doc: Antara foto/HO-Dinkes Banjarmasin
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Yanuar Diansyah.

BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian lonjakan penyakit diare di daerahnya dengan menyiagakan puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan.

"Sebab kasus penyakit diare di kota naik dari Juni ke Juli, sehingga kita waspadai jangan sampai makin melonjak pada Agustus ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Yanuar Diansyah di Banjarmasin, Selasa.

Pasalnya, ungkap dia, di musim kemarau ini ancaman penyakit diare cukup tinggi bagi masyarakat, terbukti pada bulan Juni 2026 terdata sebanyak 827 Kasus. Sedangkan pada bulan Juli 2026 naik menjadi sebanyak 945 kasus mengidap penyakit diare.

"Kita belum kumpulkan data pada Agustus ini, tapi juga terdeteksi cukup banyak," ujarnya.

Menurut Yanuar, penderita diare di Banjarmasin mayoritas anak-anak, yang diakibatkan konsumsi jajanan sembarangan dan yang terpapar debu.

Selain itu akibat musim kemarau membuat kualitas air baku yang diambil di sungai Martapura untuk membuat air bersih bagi masyarakat kota ini menurun kualitasnya, akibat tingginya kadar garam di air sungai.

"Ini (kadar garam ) disebabkan tingginya air laut masuk ke sungai Martapura," ujarnya.

Karenanya, ucap Yanuar, pihaknya mengeluarkan surat kewaspadaan dini penyakit diare termasuk juga ISPA kepada seluruh Puskesmas agar siap siaga memberikan pelayanan kesehatan pada saat terjadi kejadian itu.

“Agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pertolongan pelayanan kesehatan, dan segera bisa ditangani cepat,” imbuhnya.

Terkait ​langkah pencegahan mandiri, warga diimbau mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga imunitas tubuh dan memperhatikan higienitas makanan dan minumannya .

"Menjaga kebersihan makanan, jajanan dan sumber air minum," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.