Menhaj: Evaluasi Haji 2026 Difokuskan pada Layanan Kesehatan Jemaah
📅 Kamis, 02 Jul 2026, 06:25 WIB | Oleh: SriyonoSURABAYA - Menteri Haji (Menhaj) dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menyatakan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 akan difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan menyusul penurunan angka kematian jemaah sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ada satu hal yang menjadi perhatian khusus kami, yaitu kesehatan. Tahun ini angka kematian memang berhasil turun sekitar 20 persen, tetapi itu belum angka yang memuaskan. Kami akan lebih mengetatkan lagi pelaksanaan kesehatan," kata Gus Irfan, sapaan akrabnya, di Asrama Haji Surabaya, Rabu (1/7).
Ia menjelaskan, meski tingkat kematian jemaah menurun, pemerintah masih mencatat sebanyak 367 jamaah dan satu petugas haji wafat di Arab Saudi.
Selain itu, lanjutnya, sekitar 60 jemaah hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat dan terus dipantau oleh tim yang masih bertugas di Arab Saudi hingga seluruh proses pelayanan selesai.
Menurut dia, aspek kesehatan akan menjadi perhatian utama agar kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya semakin baik dan mampu menekan angka kematian jemaah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain kesehatan, lanjutnya, pemerintah juga akan mengevaluasi pengaturan arus jemaah, terutama di Mina, yang memiliki kapasitas terbatas sehingga memerlukan penanganan lebih khusus pada musim haji mendatang.
Irfan mengatakan operasional haji 2026 secara resmi telah berakhir dan Kementerian Haji segera memulai persiapan penyelenggaraan haji 2027.
Evaluasi tersebut, kata Irfan, akan menjadi dasar penyempurnaan berbagai aspek layanan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun depan berlangsung lebih efektif dan memberikan kenyamanan bagi jemaah Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengapresiasi seluruh petugas haji, DPR, pemerintah Arab Saudi, media, serta para pemangku kepentingan yang mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Kami akan berusaha jauh lebih baik lagi," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!