Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jubir Kemlu: Pemerintah Belum Putuskan Evakuasi WNI dari Iran

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Jubir Kemlu: Pemerintah Belum Putuskan Evakuasi WNI dari Iran Doc: RRI/Retno Mandasari
Ket. Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang

JAKARTA - Pemerintah Indonesia belum memutuskan akan adanya evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran dan Timur Tengah pada masa ekskalasi saat ini. Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah terus melakukan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di kawasan-kawasan tersebut.

“Kita terus lakukan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di Iran dan wilayah Timur Tengah. Hal ini, berdasarkan asesmen risiko yang komprehensif,” kata Yvonne, Selasa (3/3) di Jakarta.

Yvonne menjelaskan, sejumlah hal menjadi faktor latarbelakang jika nantinya diputuskan dilakukan evakuasi. “Keputusan evakuasi akan dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, kesiapan lapangan termasuk akses, sesuai kondisi di masing-masing negara,” ujar dia.

Indonesia sendiri dikatakan Yvonne telah memiliki skenario rencana kontingensi yang disiagakan oleh para Perwakilan RI di Iran dan negara-negara Timteng. Bahkan, terus menjalin komunikasi intensif dan mengaktifkan hotline pelindungan bagi WNI.

Pada saat yang bersamaan Yvonne mengimbau WNI untuk menunda rencana perjalanan ke wilayah Iran maupun Timteng. Menurut dia, imbauan itu berlaku hingga kondisi kondusif.

“Di tengah situasi ini, kita mengimbau masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan ke kawasan tersebut. Untuk menunda rencana perjalanannya sampai kondisi lebih kondusif,” ucap jubir Kemlu RI.

“Kami terus memantau perkembangan situasi. Bahkan, siap mengambil langkah lanjutan sesuai kebutuhan demi melindungi keselamatan WNI di luar negeri,” imbuh dia.

Sementara itu usai serangan Israel dan Amerika Serikat Sabtu (28/2) lalu, banyak pihak kedutaan besar di Teheran berkomunikasi untuk mengevakuasi warganya keluar dari Iran. “Tentu saja setiap harinya banyak kedutaan atau pihak dari luar negeri yang berkomunikasi dengan pihak Kemlu Iran untuk melakukan evakuasi terhadap warga negaranya," kata Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (2/3).

"Ini terjadi dikarenakan rezim AS secara mendadak tanpa peringatan apapun menyerang Iran. Bahkan tidak memberikan kesempatan warga negara asing untuk meninggalkan wilayah negara kami,” ujar Boroujerdi.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Perwakilan RI di sejumlah negara Timur Tengah diketahui jumlah WNI tercatat sebanyak 519.042 orang. Data dari Kemlu RI ini merupakan yang dihimpun hingga 28 Februari 2026. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.