Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Liverpool Perlu Kreasi untuk Runtuhkan PSG

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Liverpool Perlu Kreasi untuk Runtuhkan PSG Doc: afp/FRANCK FIFE
Ket. Striker Liverpool, Hugo Ekitike (kiri) berebut bola dengan penyerang PSG, Ousmane Dembele

LIVERPOOL - Liverpool dihadapkan dengan ujian berat ketika menjamu Paris Saint-Germain dalam leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu 15/4) dini hari WIB. Mereka harus kreatif bila ingin mengalahkan PSG. Suporter Anfield diminta menjadi kekuatan ke-12 dalam upaya membalikkan defisit dua gol dari pertemuan pertama di Paris.

Pelatih Arne Slot harus menerima kenyataan pahit usai tim asuhannya takluk 0-2 dari juara bertahan pekan lalu. Namun, hasil tersebut sejatinya masih menyisakan harapan. Di Parc des Princes, Liverpool tampil jauh dari dominan. Bahkan hanya mencatatkan expected goals (peluang gol) sebesar 0,17, terendah sepanjang era Slot. Meski begitu, kekalahan dua gol dianggap “ringan” jika melihat dominasi PSG yang berpeluang menang lebih telak.

Eksperimen taktik Slot dengan formasi 3-5-2 yang lebih defensif, bahkan tanpa memasukkan Mohamed Salah, tidak sepenuhnya gagal. Namun, juga belum memberi solusi. Dalam laga yang kemungkinan menjadi penampilan tandang terakhirnya di kompetisi Eropa bersama Liverpool, Salah hanya bisa menyaksikan Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia memastikan kemenangan PSG.

Kini, harapan bertumpu pada laga di Anfield, stadion yang pernah menjadi saksi kebangkitan fenomenal saat Liverpool menghancurkan Barcelona 4-0 pada laga semifinal 2019. Modal tambahan datang dari kemenangan 2-0 atas Fulham di Liga Inggris akhir pekan lalu, yang sekaligus memutus tren tiga kekalahan beruntun.

Performa kandang Liverpool juga memberi secercah rasa optimistis. Empat kemenangan dari lima laga terakhir di Anfield, dengan torehan 15 gol, menjadi bukti bahwa “malam ajaib” bukan tidak mungkin. “Kami harus berada dalam kondisi terbaik untuk menciptakan malam spesial,” ujar kapten Virgil van Dijk. Bermain di kandang dan harus percaya, meski dibutuhkan performa luar biasa.

Di sisi lain, PSG datang dengan kondisi lebih ideal. Tim asuhan Luis Enrique bahkan mendapat keuntungan setelah laga Ligue 1 melawan Lens ditunda demi menjaga kebugaran pemain. Keputusan tersebut menuai protes, tetapi otoritas liga tetap memberi lampu hijau.

Les Parisiens kini berada di atas angin setelah meraih lima kemenangan beruntun di semua kompetisi. Mereka juga tampil impresif di laga tandang, menyapu bersih empat pertandingan terakhir dengan tiga clean sheet beruntun. Enrique bahkan memiliki kenangan manis di Anfield setelah membawa tim asuhannya menang 1-0 di fase gugur musim lalu.

Secara matematis, PSG hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih lebih dari dua gol untuk melaju ke semifinal. Ini kemungkinan mempertemukan mereka dengan Real Madrid atau Bayern Munich.

Di kubu tuan rumah, masalah cedera menjadi tantangan tersendiri. Curtis Jones dipastikan absen akibat cedera pangkal paha. Sejumlah pemain lain seperti Alisson Becker, Wataru Endo, Giovanni Leoni, dan Conor Bradley masih berada di ruang perawatan. Namun, kemunculan talenta muda Rio Ngumoha memberi harapan baru. Pemain 17 tahun itu mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda Liverpool di Anfield di Liga Inggris. Dia memecahkan rekor Raheem Sterling.

Sementara itu, PSG nyaris tanpa kendala kebugaran. Bradley Barcola berpeluang kembali memperkuat tim setelah pulih dari cedera pergelangan kaki, meski Fabian Ruiz masih harus menepi. Enrique hanya perlu berhati-hati dengan potensi akumulasi kartu kuning bagi beberapa pemain kuncinya.

Lebih dari sekadar pertandingan, laga ini menjadi penentu arah musim Liverpool yang terbilang mengecewakan. Setelah menjuarai Liga Inggris musim lalu, kini mereka tercecer di posisi kelima dan gagal bersaing di kompetisi domestik lainnya. Liga Champions menjadi satu-satunya peluang meraih trofi.

Slot menyadari pentingnya dukungan suporter di Anfield. “Kami membutuhkan suporter. Setengah jam sebelum pertandingan, mereka harus sudah menciptakan atmosfer luar biasa,” ujarnya. Anfield berkali-kali membuktikan bisa mengangkat tim ke level berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.