Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasokan Air Pertanian Jadi Prioritas, Menteri PU Andalkan Inpres Irigasi

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasokan Air Pertanian Jadi Prioritas, Menteri PU Andalkan Inpres Irigasi Doc: ANTARA/HO - Kementerian PU.
Ket. Ilustrasi - Saluran irigasi di lahan pertanian.

JAKARTA – Instruksi Presiden (Inpres) tentang irigasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan melalui percepatan rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan indeks pertanaman, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air.

Keberhasilan implementasinya akan sangat ditentukan oleh ketepatan pendanaan, kualitas infrastruktur, serta efektivitas pemeliharaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh petani dan mampu mendukung target swasembada pangan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait Irigasi menjamin pasokan air untuk lahan pertanian merata.

Dia mengatakan bahwa penguatan infrastruktur irigasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Irigasi tersebut memberikan kepastian ketersediaan air bagi petani, termasuk pada musim kemarau, sehingga mendukung peningkatan produksi serta efisiensi usaha tani.

“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Dody di Jakarta, Selasa (30/6).

Upaya memperkuat swasembada pangan terus dilakukan pemerintah dengan pembangunan infrastruktur irigasi.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, kata Dody, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut melakukan rehabilitasi jaringan irigasi sekunder sepanjang 920 meter di Daerah Irigasi (DI) Cihanjawar Cikupa, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Keberadaan saluran irigasi tersebut mampu mengairi 110 hektare lahan sawah sekaligus membawa manfaat bagi empat Kelompok Tani (Poktan) sekitarnya dengan memperoleh distribusi air lebih merata.

Menurut Dody, Indeks Pertanaman (IP) di kawasan tersebut kini meningkat hingga 300 dari semula rata-rata 200, yang berarti petani mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.

Sebagaimana diketahui, jaringan irigasi ini merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor yang dibantu rehabilitasi oleh Kementerian PU pada Tahun Anggaran 2025 melalui program Inpres 2/2025. Pada Juni 2026, telah dilakukan serah terima hibah aset kepada Pemda.

Selain DI Cihanjawar Cikupa, Kecamatan Sukamakmur, Kementerian PU juga melakukan rehabilitasi jaringan irigasi di sejumlah kecamatan Kabupaten Bogor, antara lain Klapanunggal, Kemang, dan Caringin, dengan total pengerjaan mencapai 1,91 kilometer yang mengairi lahan persawahan seluas 338 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Korsel Desak Penghentian Pr...
CUACA EKSTREM

California Umumkan Darurat El Nino

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.