Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Bendungan Jenelata senilai Rp4,1 Triliun Ditargetkan Rampung 2028

6 Rabu, 23 Sep 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Pembangunan Bendungan Jenelata senilai Rp4,1 Triliun Ditargetkan Rampung 2028 Pembangunan Bendungan Jenelata senilai Rp4,1 Triliun Ditargetkan Rampung 2028 Doc: ANTARA/Hasrul Said
Ket. Foto udara progres pembangunan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mematangkan dokumen akhir Penentuan Lokasi (Penlok) untuk pembebasan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa. 

"Persiapan tim Penlok kini sedang berproses pada pembahasan konsep atau draf final permohonan Penlok beserta data-data pendukungnya," kata Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi saat dikonfirmasi wartawan dari Makassar, Selasa (22/9).

Draf dokumen permohonan tersebut setelah selesai dibahas, akan di ajukan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) penetapan pelaksanaan proyek tersebut berada di Kabupaten Gowa, Sulsel.

"Nantinya (dokumen draf final) itu akan ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan untuk menjadi SK Penlok pengadaan tanah Bendungan Jenelata," ujar Herianto.

Pembangunan Bendungan Jenelata memerlukan lahan seluas 1.772,28 hektare dibagi menjadi 2.991 bidang. Sejauh ini, lahan yang sudah dibebaskan baru sekitar 238,92 hektare atau 855 bidang, sehingga masih tersisa 1.533,36 hektare lahan belum dibebaskan.

Selain itu, Tim Persiapan Penlok telah melaksanakan tahap awal pengadaan tanah termasuk memastikan lahan-lahan yang akan dibebaskan itu, bebas sengketa serta menyampaikan pemberitahuan kelanjutan pembangunan bendungan tersebut.

"Tim Persiapan Penlok Pemprov Sulsel sudah melaksanakan pemberitahuan awal pembangunan bendungan, mengidentifikasi serta menginventarisasi awal lokasi yang terdampak, maupun melakukan konsultasi publik terhadap pihak yang terdampak (masyarakat)," katanya.

Setelah tahapan awal tersebut selesai, proses selanjutnya diarahkan pada penyelesaian dokumen permohonan Penlok serta data pendukung yang diperlukan untuk menjadi dasar gubernur menetapkan lokasi pengadaan tanah pembangunan bendungan melalui SK.

Penetapan Penlok tersebut menjadi tahapan penting, sebelum pelaksanaan pengadaan tanah pada pembangunan Bendungan Jenelata dilanjutkan ke tahapan pembangunan berikutnya.

Pembangunan Bendungan Jenelata menyasar sejumlah wilayah di beberapa desa, seperti Desa Tanah Karaeng, Desa Bissoloro, Desa Palantikang, Desa Buakkang, Desa Mangempang, Desa Bontomanai, dan Desa Bilalang, Kabupaten Gowa. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2028.

Bendungan itu menjadi salah satu program prioritas pembangunan pemerintah pusat lima tahun ke depan. Anggarannya senilai Rp4,15 triliun lebih menggunakan dana Loan Cexim (agreement) Bank Tiongkok sebesar 85 persen, dan 15 persen dana pendampingan dari Kementerian Prasarana Umum melalui APBN.

Untuk pengerjaan proyek PSN tersebut dikerjakan dengan KSO (Kerja Sama Operasi) masing-masing PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero), serta KSO CAMC Engineering Co.Ltd dari China. Bendungan ini menggunakan konstruksi CFRD (Concrete Face Rock Dam), dengan inti tegak bendungan setinggi 62,8 meter.

Daya tampung efektif bendungan sebesar 223,6 juta meter kubik dan dimanfaatkan untuk mereduksi banjir aliran Sungai Jenelata dari debit 1.800 meter kubik per detik menjadi 686 meter kubik per detik, dengan luas area genangan 12,20 kilometer persegi.

Manfaat dari Bendungan Jenelata akan menyediakan air baku sebesar 6,05 meter kubik per detik, ketersediaan air untuk digunakan irigasi seluas 26.773 hektare serta potensi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 7 Mega Watt.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Luar Negeri
Aksi Demonstrasi Buruh dan ...

Ketua Umum PWI Kunjungi Kapolda Sulawesi Utara

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Ketua Umum PWI Kunjungi Kap...

Distribusi Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Distribusi Bantuan Air Bers...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.