Pakistan Terancam Gelap Gulita Akibat Kekurangan Pasokan LNG
📅 Senin, 29 Jun 2026, 16:03 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Pakistan meluncurkan tender darurat untuk membeli satu kargo gas alam cair (LNG) untuk dikirim pekan ini di tengah terganggunya arus pasokan energi akibat kembali memanasnya situasi di Selat Hormuz.
Perusahaan milik negara Pakistan LNG Limited mengundang pemasok internasional untuk mengajukan penawaran pengiriman satu kargo LNG ke Pelabuhan Qasim di Karachi, berdasarkan dokumen tender yang diterbitkan Otoritas Regulasi Pengadaan Publik Pakistan.
Kargo tersebut dijadwalkan tiba pada 30 Juni hingga 4 Juli.
Tender itu mencakup pengadaan sekitar 140.000 meter kubik LNG dengan toleransi volume sebesar 10 persen lebih atau kurang.
Selat Hormuz merupakan jalur utama pengiriman LNG dunia, terutama dari Qatar yang menjadi salah satu pemasok utama Pakistan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gangguan terhadap lalu lintas kapal di perairan tersebut dapat memaksa negara pembeli beralih ke pasar spot, di mana harga LNG umumnya lebih mahal dan pasokannya lebih sulit diperoleh dalam waktu singkat.
Pakistan telah beberapa kali menghadapi tekanan terhadap pasokan energi sejak konflik di kawasan memengaruhi distribusi LNG.
Kondisi itu mendorong pemerintah Pakistan mencari tambahan pasokan LNG di pasar spot untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tender terbaru tersebut diumumkan setelah serangkaian serangan terhadap kapal-kapal niaga di Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran pemilik kapal, perusahaan asuransi, dan pembeli energi mengenai keamanan pelayaran di jalur strategis tersebut. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!