Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Asal Klik! Pelaku Judol Kini Menyusup di Kolom Komentar Medsos

📅 Senin, 29 Jun 2026, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Asal Klik! Pelaku Judol Kini Menyusup di Kolom Komentar Medsos Doc: ANTARA FOTO/ Yulius Satria Wijaya.
Ket. Ilustrasi - Warga mengakses situs judi online melalui gawainya.

JAKARTA – Meningkatnya variasi modus yang digunakan pelaku judi online menunjukkan bahwa praktik ini semakin terorganisasi dan memanfaatkan celah teknologi digital untuk menjangkau masyarakat.

Modus seperti penyamaran sebagai permainan daring, investasi, hadiah, hingga tautan di media sosial dan aplikasi pesan instan membuat masyarakat semakin rentan menjadi korban.

Karena itu, penguatan literasi digital, pengawasan platform, serta penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci untuk memutus rantai penyebaran judi online dan meminimalkan dampaknya terhadap kondisi sosial maupun stabilitas ekonomi masyarakat.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkapkan modus baru dari para pelaku judi online (judol) yang mengincar warga negara Indonesia lewat kolom komentar di media-media sosial dan meminta masyarakat agar menghindari interaksi dengan modus tersebut.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Alexander Sabar mengatakan terdapat peningkatan lonjakan konten-konten terkait judi online sebanyak 128 persen dalam dua pekan terakhir (14-28 Juni 2026) dibandingkan dengan pemantauan Januari hingga 13 Juni 2026.

"Lonjakan ini merupakan bagian dari aktivitas terorganisir transnasional yang memanfaatkan sistem otomatis/ mesin/ bot untuk memantau media sosial secara real-time. Ketika unggahan akun dengan jangkauan tinggi mengalami peningkatan interaksi, sistem tersebut menyebarkan komentar berisi promosi secara otomatis maupun tautan menuju situs judi online," kata Alex dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Senin (29/6).

Jika membahas data, Alex mengatakan dari periode 1-28 Juni 2026 pihaknya telah menangani sebanyak 126.180 konten judi online di ruang digital dengan sumber terbanyak berasal dari situs website.

Meski temuan konten judi online paling banyak ditemukan di situs website yang jumlahnya mencapai 111.279 konten dan telah ditutup aksesnya oleh Kemkomdigi, namun menurut Alex modus promosi judi online di media sosial lewat kolom komentar itu justru menjadi lebih gencar dan memburu korban baru.

"Pergeseran modus ini juga menjadi hal yang tentunya membutuhkan awareness dari kita semua. Ini kita lihatnya sebagai suatu bentuk atau modus baru dari para pelaku. Jadi tadi, kami benar-benar berharap masyarakat tidak berinteraksi dengan mereka yang melakukan promosi judi online ini dalam kolom-kolom komentar," kata Alex.

Menurut Alex fenomena modus baru ini memiliki korelasi dengan momen berlangsungnya pertandingan sepak bola Piala Dunia FIFA 2026 yang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku untuk melakukan taruhan olahraga.

Adapun modus ini banyak teridentifikasi di platform media sosial Instagram, Facebook, dan TikTok dengan menggunakan akun-akun yang sifatnya bodong atau dioperasikan oleh mesin maupun bot.

Secara lebih rinci temuan Kemkomdigi menunjukkan bahwa akun-akun bot di media sosial tersebut rata-rata berbasis di India dan Brazil. Promosi di kolom komentar itu menargetkan akun-akun dengan jumlah pengikut besar dan memiliki jenis konten yang memiliki interaksi tinggi dengan pengikutnya.

"Pola ini ditandai dengan komentar berulang yang menyertakan variasi kata kunci dan tagar untuk menghindari sistem moderasi otomatis dari platform," kata Alex.

Beberapa kata kunci yang paling banyak ditemukan di antaranya RAWIT BET, BARA13, hingga KABUL. Semua kata kunci itu menurut Alex sudah dimasukkan ke dalam sistem pemblokiran dari Kemkomdigi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Gapoktan di Kota Banjarbaru...

Bom Paket Guncang Monako, Miliarder Ukraina Jadi Korban

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Bom Paket Guncang Monako, M...
Megapolitan
Menjaga Kepedulian dan Kebe...

Pemda Tangerang Perkuat Keberlanjutan Ekosistem UMKM

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemda Tangerang Perkuat Keb...
Nasional
Kementan dan Pelaku Usaha B...
  • Macron dan Sultan Oman Sepakat Gandeng Tangan Demi Perdamaian di Timur Tengah
    Preview komentar:
    Token QLola Bri 62821 78 50 91 55... Sedih ...
  • Respons Dampak Perubahan Iklim, Kemendes PDT Inisiasi Pembentukan Desa Bebas Sampah
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
  • Menjaga Kepedulian dan Kebersamaan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
    Preview komentar:
    Publikan
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.