Gapoktan di Kota Banjarbaru Rayakan Panen Padi
📅 Selasa, 30 Jun 2026, 15:57 WIB | Oleh: SujarBANJARBARU -- Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Makmur Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melakukan panen padi dengan produktivitas mencapai 6,4 ton per hektare.
Panen padi tersebut ditandai dengan syukuran panen padi di lahan pertanian Jalan Babussalam Kelurahan Bangkal. Momentum itu menjadi penguat semangat petani untuk mempertahankan produktivitas sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru Rizana Mirza di Banjarbaru, Senin (29/6), mengatakan keberhasilan panen merupakan buah kerja keras petani yang didukung sinergi seluruh pemangku kepentingan.
"Keberhasilan panen tahun ini merupakan buah dari kerja keras, semangat gotong royong, serta kolaborasi yang terus terjalin antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah, dan seluruh pihak yang berkomitmen memajukan sektor pertanian," ujar Rizana yang mewakili Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby.
Selain itu, dia menuturkan hasil panen tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para petani, tetapi juga menjadi bukti sektor pertanian Banjarbaru mampu berkontribusi menjaga ketersediaan pangan daerah di tengah berbagai tantangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Panen padi di Banjarbaru pada 2026 mencatatkan hasil yang positif dengan tingkat produktivitas mencapai 6,4 ton per hektare. Capaian ini merupakan hasil upaya intensif di berbagai wilayah produksi utama untuk menjaga ketahanan pangan daerah.
Menurut dia, Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat sektor pertanian melalui kebijakan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru 2025-2029, antara lain peningkatan produktivitas, pembangunan infrastruktur pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.
"Sejalan dengan RPJMD Kota Banjarbaru 2025–2029, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan infrastruktur pertanian, pemanfaatan teknologi modern serta perlindungan lahan pertanian berkelanjutan," kata Rizana.
Bahkan, dia juga menegaskan komitmen tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan melalui peningkatan kapasitas petani dan penguatan sistem produksi pertanian yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Banjarbaru, lanjutnya, juga akan mendukung petani melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pendampingan penyuluh, serta mendorong penerapan inovasi teknologi untuk meningkatkan hasil produksi.
Rizana mengajak seluruh petani mempertahankan semangat kebersamaan, terbuka terhadap perkembangan teknologi pertanian, serta terus meningkatkan kualitas hasil panen agar mampu memperkuat daya saing sektor pertanian Banjarbaru.
"Saya mengajak seluruh petani untuk terus menjaga kebersamaan, terbuka terhadap inovasi dan meningkatkan kualitas hasil panen. Saya yakin Banjarbaru akan mampu menjadi daerah yang semakin mandiri dan kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan," ujarnya.
Keberhasilan panen Gapoktan Maju Makmur di Kelurahan Bangkal diharapkan menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (2)
30 Jun 2026, 16:02 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas30 Jun 2026, 16:03 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!