Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bom Paket Guncang Monako, Miliarder Ukraina Jadi Korban

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 15:39 WIB | Oleh:
Bom Paket Guncang Monako, Miliarder Ukraina Jadi Korban Doc: Istimewa
Ket. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seorang pria meninggalkan paket di lobi sebelum melarikan diri ke wilayah Beausoleil, Prancis.

MONAKO – Kerajaan Monako yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara paling aman di dunia diguncang ledakan bom paket pada Senin (29/6) malam. Insiden tersebut melukai seorang oligarki asal Ukraina, Vadym Yermolaiev, bersama dua anggota keluarganya.

Dari The Guardian, ledakan terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat di lobi sebuah gedung apartemen yang berada di dekat perbatasan Prancis. Menurut sumber yang mengetahui penyelidikan, Yermolaiev menjadi salah satu korban dalam serangan tersebut.

Dua korban dewasa dilaporkan mengalami luka serius yang mengancam jiwa, sementara seorang remaja berusia 13 tahun mengalami luka yang lebih ringan. Selain itu, empat orang lainnya mendapat perawatan akibat syok dan terkena pecahan kaca.

Pemerintah Monako memastikan ledakan berasal dari sebuah bom yang disembunyikan di dalam paket. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seorang pria meninggalkan paket di lobi sebelum melarikan diri ke wilayah Beausoleil, Prancis. Polisi kini memburu pelaku dan terus mengumpulkan keterangan para saksi.

Menteri Negara Monako, Christophe Mirmand, mengatakan perangkat peledak itu diduga berisi baut dan peluru timah untuk meningkatkan daya rusaknya. Ia menyebut serangan ini sebagai peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di Monako.

Pangeran Albert II mengecam keras insiden tersebut dan menyebutnya sebagai "kejahatan yang keji" serta mengejutkan seluruh masyarakat Monako.

Hingga kini, motif penyerangan masih diselidiki. Aparat juga menelusuri apakah serangan itu berkaitan dengan latar belakang para korban. Vadym Yermolaiev sendiri merupakan miliarder asal Ukraina yang telah dikenai sanksi oleh pemerintah Ukraina sejak 2023 karena dugaan keterlibatan bisnis minuman beralkohol di wilayah Krimea yang diduduki Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
    Goblok. Orderan saja ga pernah dikasih jika ga ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Erdogan Ajak Mesir Bergabun...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.