Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Unpatti Gandeng Konsultan Lingkungan Dirikan Center of Excellence di Maluku

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 03:10 WIB | Oleh:
Unpatti Gandeng Konsultan Lingkungan Dirikan Center of Excellence di Maluku Doc: ANTARA/Dedy Azis
Ket. Universitas Pattimura (Unpatti) menggandeng perusahaan konsultan lingkungan untuk mengembangkan studi pembangunan rendah karbon di Maluku, Kamis (25/6).

AMBON - Universitas Pattimura menggandeng perusahaan konsultan lingkungan untuk mengembangkan studi pembangunan rendah karbon di Maluku melalui pembentukan Center of Excellence (CoE) yang menjadi pusat data, kajian, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Prof Fredy Leiwakabessy, di Ambon, Kamis, mengatakan pembentukan pusat unggulan itu diharapkan dapat memperkuat dukungan akademik terhadap perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada pengurangan emisi dan ketahanan iklim.

"Kami berharap permasalahan yang ada di lingkungan sekitar dapat diatasi, sehingga ini menjadi wujud nyata dalam membangun kolaborasi bersama," katanya.

Menurut Fredy, keterlibatan perguruan tinggi penting untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah didukung oleh data dan kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menjelaskan Unpatti memiliki 21 pusat kajian yang dapat dilibatkan dalam penelitian maupun penyediaan data untuk mendukung program pembangunan rendah karbon di Maluku.

“Pembentukan CoE tersebut dibahas dalam pertemuan antara pimpinan Unpatti dan tim pengembangan program pembangunan rendah karbon. Dalam pertemuan itu, dibahas rencana pengembangan pusat data dan informasi yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan pembangunan berkelanjutan," ujar dia.

Sementara itu, Koordinator Low Carbon Development Initiative (LCDI) Wilayah Maluku Nita Yohana mengatakan selama dua tahun terakhir pihaknya bersama PT Hatfield Indonesia telah terlibat dalam penyusunan dokumen Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) di Maluku dengan melibatkan akademisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut dia, keberadaan CoE diperlukan untuk memperkuat kapasitas lokal dalam mengelola data, informasi, dan pengetahuan terkait pembangunan rendah karbon.

"Pada tahun 2026-2027, kami memandang penting adanya peningkatan kapasitas lokal di provinsi ini. Karena itu, Center of Excellence menjadi salah satu instrumen strategis yang di dalamnya terdapat pusat data, pusat informasi, serta berbagai sumber pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Provinsi Maluku," katanya.

Ia menjelaskan pusat unggulan tersebut nantinya menjadi rujukan bagi organisasi perangkat daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk memperoleh data dan hasil kajian yang dibutuhkan dalam proses perencanaan pembangunan.

Selain mendukung penyusunan kebijakan, CoE juga dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, riset, dan diseminasi informasi terkait pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim.

Pembentukan pusat unggulan itu dinilai sejalan dengan kebutuhan Maluku sebagai daerah kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim, sekaligus membutuhkan arah pembangunan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Segera Susun Peta Jalan Tek...
Luar Negeri
Iran Memperingatkan agar Ti...
Luar Negeri
AS Siapkan Berbagai Opsi Ji...
Luar Negeri
Kelangkaan Plastik Dorong H...
Nasional
RI Diminta Percepat Relokas...
Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.