Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Program KB, BKKBN Kepri Sasar Ribuan Akseptor Baru dan Ibu Pascapersalinan

📅 Senin, 04 Mei 2026, 11:15 WIB | Oleh:
Dorong Program KB, BKKBN Kepri Sasar Ribuan Akseptor Baru dan Ibu Pascapersalinan Doc: Antara Foto
Ket. Pelayanan KB kepada akseptor oleh tenaga medis saat pelayanan KB serentak BKKBN Kepri (30/4)

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan 4.587 akseptor keluarga berencana (KB) baru dan juga KB untuk ibu pascapersalinan dalam rangka momentum Hari Ikatan Bidan Indonesia. 

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina mengatakan kegiatan tersebut berlangsung mulai 29 April hingga 22 Mei 2026 dan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Riau.

“Kegiatan pelayanan KB ini sedang berjalan dari 29 April sampai 22 Mei, dengan target 4.587 akseptor. Kami fokus untuk menjaring akseptor baru dan juga pelayanan kepada ibu dalam waktu nifas atau 42 hari pascakelahiran,” ujar Rohina saat dihubungi di Batam, Senin.  

Ia menjelaskan, layanan yang diberikan mencakup seluruh metode alat dan obat kontrasepsi, mulai dari suntik, pil, implan, Intrauterine Device (IUD) hingga metode operasi seperti tubektomi dan vasektomi.

“Semua jenis metode tersedia untuk perempuan dan juga untuk laki-laki,” katanya.

Menurut Rohina, pelayanan KB pascapersalinan dilakukan bertujuan mencegah kehamilan yang tidak direncanakan serta mendukung upaya penurunan stunting.

“Pendekatan ini untuk menghindari 4T, yaitu terlalu banyak anak, terlalu dekat jarak kelahiran, terlalu muda melahirkan, dan terlalu tua melahirkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program KB bersifat pilihan bagi masyarakat, sementara pemerintah berperan memberikan edukasi dan penyuluhan terkait manfaatnya.

“Keputusan tetap di tangan masyarakat, kami hanya memberikan edukasi dan mendekatkan jangkauan masyarakat terhadap layanan,” katanya.

Rohina menambahkan, capaian pelayanan KB pascapersalinan di Kepri pada 2025 telah memenuhi target nasional, dan untuk tahun ini target yang ditetapkan relatif sama.

“Target dari pusat sekitar 70 persen ibu melahirkan sudah ber-KB sebelum masa nifas selesai,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kader KB dan tenaga kesehatan juga melakukan pendekatan sejak masa kehamilan untuk menjaring peserta baru dan memastikan kesiapan ibu dalam mengikuti program KB.

“Kader melakukan pendekatan sejak ibu masih hamil agar setelah melahirkan dapat langsung terlayani,” katanya.

BKKBN Kepri berharap melalui kegiatan ini target yang telah ditetapkan dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.