Tiongkok Merebut Gelar Superkomputer Tercepat di Dunia dari AS
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 18:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SLaporan Indeks AI 2026, yang dirilis pada bulan April oleh Universitas Stanford, menemukan bahwa Tiongkok telah "secara efektif menutup" kesenjangan kinerja model AI dengan AS.
Meskipun AS memproduksi lebih banyak model AI kelas atas, China memiliki keunggulan dalam meluncurkan paten dan instalasi robot industri, demikian laporan tersebut.
Snell dari Intersect360 Research menyatakan bahwa meskipun perusahaan hyperscaler seperti Amazon dan Microsoft dapat mengklaim posisi teratas dalam daftar TOP500 jika mereka mau, peringkat tersebut tetap menjadi indikator penting kemampuan superkomputer yang digunakan untuk aplikasi ilmiah.
“Merupakan suatu kesalahan untuk berasumsi bahwa 'dominasi AI' secara otomatis akan berarti 'dominasi sains'," kata Snell.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Aplikasi konsumen seperti pembuatan gambar, penerjemahan, atau chatbot memiliki relevansi dengan komputasi tingkat tinggi tetapi tidak cukup dengan sendirinya,” tambahnya.
“Kebijakan harus mencerminkan 'AI untuk sains,' bukan 'AI atau sains.' Untuk memungkinkan AI untuk sains, pemerintah harus berinvestasi di kedua sisi tersebut.” SB/AlJazeera
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!