Jati Diri dan Ragam Wajah Betawi di Ambang Usia 500 Tahun Ibu Kota
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 17:32 WIB | Oleh: OpikSebagai masyarakat yang kehidupannya dekat dengan laut, aktivitas nelayan dan perdagangan hasil laut menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.
Secara geografis, wilayah ini juga memiliki kedekatan dengan Banten sehingga dialeknya mendapat pengaruh dari bahasa Sunda, meski tetap mempertahankan ciri khas Betawi.
Meski memiliki perbedaan dialek dan karakter sosial, ketiga kelompok tersebut tetap memiliki akar budaya yang sama.
Kesamaan itu dapat ditemukan dalam kuliner, tradisi keluarga, hingga berbagai kesenian yang masih hidup di tengah masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kuliner seperti gabus pucung, jengkol, maupun berbagai hidangan khas Betawi lainnya tetap menjadi bagian dari identitas bersama.
Masa depan Betawi
Memasuki usia Jakarta yang hampir mencapai lima abad, keberadaan budaya Betawi menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global dan berbudaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun demikian, Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi Eki Pitung menilai pelestarian budaya Betawi masih menghadapi sejumlah tantangan.
Menurut dia, perhatian terhadap budaya Betawi selama ini masih banyak terlihat dalam bentuk seremoni dan perayaan.
"Penguatan sumber daya manusia, pendidikan, hingga keberlangsungan sanggar seni dan komunitas budaya masih memerlukan perhatian lebih besar," kata Eki.
Ia mencontohkan banyak kelompok seni tradisional yang lahir dari tokoh-tokoh legendaris Betawi seperti Benyamin Sueb, Haji Bokir, maupun Mpok Nori yang kini menghadapi tantangan regenerasi dan keberlanjutan.
"Saya harap kepada pemerintah setidaknya ada beasiswa di kampus bagi anak muda Betawi sebagai peningkatan sumber daya manusia (SDM)," kata Eki.
Selain itu, masyarakat Betawi juga harus beradaptasi dengan persaingan di kota yang terus berkembang dan menjadi tujuan urbanisasi dari berbagai daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!