Bukan Bersisik, Fosil Dinosaurus Berbulu Ditemukan di Tiongkok
📅 Minggu, 21 Jun 2026, 18:59 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: University of Edinburgh/Chuang Zhao
BEIJING - Para ilmuwan Tiongkok telah mengidentifikasi spesies dinosaurus berbulu baru yang berasal dari sekitar 120 juta tahun yang lalu, menawarkan bukti fisik baru untuk membantu mengungkap jalur evolusi penerbangan dinosaurus.
Fosil yang terawetkan dengan sangat baik ini, yang ditemukan di Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut, masih mempertahankan cetakan jelas dari bulu-bulu lebat yang mengelilingi kerangkanya.
Studi tersebut, yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Vertebrata PalAsiatica, menunjukkan dinosaurus itu merupakan satu-satunya pennaraptoran, kelompok yang berkerabat dekat dengan burung modern, yang diketahui secara bersamaan mengembangkan bulu kaki yang besar dan bulu ekor berbentuk kipas yang sangat panjang.
Dinosaurus tersebut memiliki sekitar 16 bulu ekor, yang mengingatkan pada bulu burung merak.
Tim peneliti telah mengklasifikasikan spesies baru tersebut ke dalam famili dromaeosaurid dari kelompok dinosaurus theropod, menjadikannya kerabat dekat dari Velociraptor dan Microraptor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para ilmuwan menyebut kombinasi morfologi unik itu, yang menampilkan bulu sayap anggota depan yang besar di samping bulu kaki dan ekor yang berkembang dengan baik, belum pernah terlihat pada dinosaurus mana pun yang ditemukan sebelumnya.
Karakteristik yang belum pernah ada sebelumnya ini berfungsi sebagai "kunci emas" krusial untuk membuka misteri evolusi penerbangan dinosaurus dan melacak asal-usul burung modern.
Ketua tim peneliti Xu Xing, yang merupakan akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS), secara resmi menamai spesies tersebut Changzhousaurus sinensis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nama tersebut dipilih sebagai bentuk pengakuan bagi Changzhou, sebuah kota di Provinsi Jiangsu, China timur, atas upaya jangka panjangnya dalam mengintegrasikan popularisasi ilmu pengetahuan dinosaurus dengan pariwisata budaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!