Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rwanda Bidik Perjanjian Dagang Bebas dengan Indonesia

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 22:41 WIB | Oleh:
Rwanda Bidik Perjanjian Dagang Bebas dengan Indonesia Doc: wikimedia commons

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa Indonesia sedang melakukan pembahasan dan negosiasi terkait perdagangan bebas dengan Rwanda.

"Kementerian Luar Negeri mendorong dan sedang melakukan negosiasi perdagangan bebas dengan negara seperti Rwanda dan Mauritius," kata Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan (HEKSP) Kemlu RI, Daniel Tumpal Simanjuntak, di Jakarta pada Kamis (30/7).

Daniel menjelaskan bahwa target Direktorat Jenderal HEKSP adalah mendorong perluasan diversifikasi pasar, dengan salah satu sasarannya adalah sejumlah negara Afrika.

Daniel menambahkan bahwa Kemlu RI juga bekerja sama dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait dalam melakukan pembahasan perdagangan bebas dengan negara-negara lainnya.

"Arahan Bapak Menlu jelas, bahwa Kemlu membantu (dan) bekerja sama dengan berbagai K/L lain untuk membuka akses pasar," kata Daniel.

Pada 17 Juli 2026, Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, menyampaikan bahwa Indonesia dan Rwanda sedang membahas Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) sebagai salah satu penguatan kerja sama kedua negara.

Dia menyebutkan bahwa delegasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Kementerian Perdagangan RI, dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia telah mengunjungi Ibu Kota Rwanda, Kigali, pada Februari 2026 untuk membahas perjanjian tersebut.

Harelimana menilai bahwa pembahasan PTA merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, dan menambahkan bahwa kunjungan delegasi Indonesia kemudian disusul oleh kunjungan delegasi Rwanda ke Jakarta pada Juni 2026.

Dubes juga menyebutkan bahwa hubungan kedua negara juga terus diperkuat melalui pertukaran budaya dan interaksi masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.