Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Perkuat Sinergi Menuju Penetapan Taman Bumi

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 03:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Perkuat Sinergi Menuju Penetapan Taman Bumi Doc: Antara
Ket. Seseorang sedang mengabadikan cap tangan manusia dan beberapa gambar lain di Goa Beloyot di Kampung Merabu, Kaltim, dalam bentang Karst Sangkulirang-Mangkalihat.

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam penggabungan konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat, seiring makin dekatnya penetapan Taman Bumi Sangkulirang - Mangkalihat oleh Pemerintah RI.

Sinergi yang dilakukan antara lain dengan akademisi dari Universitas Mulawarman (Unmul), dunia usaha, komunitas seperti Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), bahkan dengan Pusat Kajian Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Taman Bumi atau Geopark Sangkulirang -Mangkalihat,” ujar Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Pemerintah Provinsi Kaltim, Siti Fahri Syahliana di Samarinda, Kamis (18/6).

Geopark menurutnya, bukan hanya sebagai kawasan dengan keindahan alam, tetapi merupakan konsep pembangunan berkelanjutan yang menggabungkan antara konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Geopark Sangkulirang - Mangkalihat memiliki kekayaan geologi, ekologi, dan budaya yang bernilai tinggi, karena menyimpan jejak sejarah peradaban manusia purba, keanekaragaman hayati, serta bentang alam yang menjadi potensi besar bagi pengembangan wisata berbasis konservasi.

Sehari sebelumnya, saat Pusat Kajian IKN dan SDGs Unmul menggandeng YKAN menggelar seminar di Samarinda terkait dukungan penetapan geopark, ia juga menyatakan bahwa Kaltim berkomitmen memberikan dukungan regulasi agar pengelolaan geopark berjalan berkelanjutan.

Sementara Ketua Pusat Kajian IKN dan SDGs Unmul Prof Widi Sunaryo mengatakan, penetapan geopark memiliki peran strategis karena berkaitan dengan berbagai sektor, mulai dari lingkungan, ekonomi, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat. “Geopark Sangkulirang-Mangkalihat memiliki luas lebih dari 2 juta hektare, mencakup Kabupaten Kutim hingga Berau. Geopark ini memiliki tiga dimensi utama, yakni konservasi untuk menjaga warisan alam, edukasi sebagai laboratorium pembelajaran, dan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara Ketua Kelompok Kerja Geopark Sangkulirang - Mangkalihat, Puji menjelaskan bahwa proses pengusulan Geopark Sangkulirang - Mangkalihat sebagai Geopark Nasional telah memasuki tahap verifikasi lapangan.

“Dokumen pengusulan yang diajukan Pemprov Kaltim telah melalui proses pemeriksaan administrasi dan teknis, serta dinyatakan lengkap.Verifikasi lapangan akan dilakukan tim dari Badan Geologi Kementerian ESDM pada 6 hingga 10 Juli 2026,” ujar Puji. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.