Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaranan Bukan Sekadar Pertunjukan, FJTT Didorong Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Trenggalek

📅 Senin, 21 Sep 2026, 18:51 WIB | Oleh:
Jaranan Bukan Sekadar Pertunjukan, FJTT Didorong Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Trenggalek Doc: ANTARA/HO-DPR RI
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini pada Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) 2026 di Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (20/9).

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) dikembangkan sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi daerah, seiring masuknya festival tersebut dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

"Jaranan bukan sekadar pertunjukan. Di setiap geraknya ada cerita, di setiap iramanya ada perjalanan, dan di setiap pertunjukannya ada semangat masyarakat menjaga warisan dari generasi ke generasi,” ujar Novita dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin (21/9).

Menurut dia, tiga dekade penyelenggaraan FJTT telah membangun ekosistem kesenian yang perlu diperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Masuknya FJTT ke KEN 2026 dinilai menjadi peluang membawa jaranan Trenggalek dari panggung lokal menuju tingkat nasional dan internasional.

"Masuk KEN bukan sekadar label. Ini kesempatan membuat jaranan Trenggalek dikenal lebih luas, tetapi setelah dikenal, harus ada dampaknya, wisatawan datang, UMKM bergerak, seniman mendapat ruang, dan ekonomi lokal tumbuh," ujar dia.

Novita mendorong penyelenggaraan FJTT dihubungkan dengan berbagai sektor, mulai dari destinasi wisata, kuliner, kriya, UMKM, akomodasi, transportasi hingga industri kreatif.

Ia mengatakan jaranan, khususnya Turonggo Yakso, dapat dikembangkan sebagai identitas khas Trenggalek dengan tetap menjaga akar tradisinya.

Ia menilai keberhasilan festival budaya tidak hanya diukur dari jumlah penonton, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang diterima masyarakat sekitar.

Kehadiran wisatawan diharapkan meningkatkan transaksi UMKM, okupansi penginapan, aktivitas transportasi serta peluang ekonomi bagi seniman.

"Event budaya yang baik bukan hanya membuat penonton pulang membawa pengalaman. Event yang baik juga membuat masyarakat lokal pulang membawa manfaat ekonomi," kata Novita.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah, komunitas seni, pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan pemerintah pusat memanfaatkan momentum KEN untuk memperluas promosi jaranan Trenggalek ke tingkat nasional dan internasional.

"Mari kita jadikan jaranan sebagai kebanggaan bersama. Rawat budayanya, dukung senimannya, dan beri ruang kepada generasi muda. Mari kita dorong Trenggalek untuk siap menjadi rumah jaranan dunia," ucapnya.

FJTT ke-30 dibuka pada 20 September 2026 dan berlangsung hingga 26 September di Alun-Alun Trenggalek, Jawa Timur. Festival tersebut menjadi bagian dari KEN 2026 dan menghadirkan kelompok jaranan dari berbagai daerah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.