Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Akan dibombardir Selama Dua Tahun Penuh

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 12:38 WIB | Oleh:
Iran Akan dibombardir Selama Dua Tahun Penuh Doc: ist
Ket. hasil pengeboman

WASHINGTON -  Semuanya masih bisa terjadi, termasuk menghukum Iran dengan membombardir selama dua tahun penuh. Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran mencegah negara itu menghadapi serangan lanjutan dari AS hingga dua tahun.

"Jika kami tak membuat kesepakatan ini, kami bisa saja menjatuhkan lebih banyak bom selama dua minggu, tiga minggu, empat minggu, bahkan hingga dua tahun," kata Trump dalam konferensi pers, Rabu (17/6).

Ia mengatakan tanpa kesepakatan tersebut, Selat Hormuz tidak akan kembali dibuka.

Ia juga mengeklaim bahwa pasar akan terus merosot ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, bukan justru menguat seperti saat ini.

"Orang-orang yang sok jagoan tak menyadari bahwa ini bukan kesepakatan yang disusun dalam tiga bulan. Ini membutuhkan waktu bertahun-tahun. Kalian tahu kenapa? Karena sayalah yang membunuh Jenderal Soleimani," kata Trump.

Qasem Soleimani adalah Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang tewas dalam serangan AS.

Menurut Trump, jika Soleimani tidak tewas, kesepakatan damai dengan Iran mungkin tidak akan pernah tercapai.

Trump juga mengatakan bahwa tanpa kesepakatan damai, Iran berisiko menghadapi bencana ekonomi dan ia tidak ingin hal itu terjadi.

Pada 14 Juni, Iran dan AS mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman (MoU) perdamaian telah rampung. Dokumen itu dijadwalkan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat (19/6).

MoU itu memberi waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final terkait program nuklir Iran dan pencabutan sanksi AS.

Pada Rabu, Trump juga mengatakan dirinya mungkin akan tetap berada di Eropa untuk menghadiri penandatanganan MoU tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.