Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Russia Dibatasi dalam Membeli Bahan Bakar Kendaraan

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 08:32 WIB | Oleh:
Warga Russia Dibatasi dalam Membeli Bahan Bakar Kendaraan Doc: ist
Ket. di tempat lain juga krisis

JAKARTA – Krisis bahan bakar tak hanya melanda Indonesia, tetapi juga sudah sampai Russia. Warga Russia dibatasi dalam membeli bahan bakar kendaraan. Produsen minyak Rusia, Tatneft, telah memberlakukan pembatasan sementara pada penjualan bensin dan solar di SPBU-SPBU miliknya di seluruh Rusia, menurut laporan Interfax, Selasa (16/6), mengutip saluran telepon perusahaan tersebut.

Menurut laporan itu, SPBU Tatneft di wilayah Chelyabinsk membatasi penjualan bensin hingga 30 liter per kendaraan penumpang. Penjualan solar dibatasi hingga 60 liter untuk kendaraan penumpang dan 300 liter untuk truk.

Laporan tentang pembatasan penjualan bahan bakar di SPBU Tatneft di beberapa wilayah Rusia, termasuk Tatarstan, mulai beredar di media lokal pada 13 Juni.

"Antrean untuk bahan bakar telah tercatat di beberapa SPBU di seluruh republik. Untuk menghindari kehebohan buatan dan memastikan situasi yang stabil, pekerjaan pemeliharaan sedang dilakukan, yang mengakibatkan diberlakukannya pembatasan sementara di beberapa SPBU," kata Rustam Minnikhanov, kepala Republik Tatarstan Rusia.

Pembatasan tersebut diberlakukan setelah Angkatan Pertahanan Ukraina mengklaim pada 12 Juni bahwa serangan pesawat tak berawak telah menargetkan kilang minyak TANECO di Nizhnekamsk, Tatarstan, yang merupakan bagian dari grup Tatneft.

Awal bulan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pasukan Ukraina telah menyerang 15 kilang minyak Rusia antara Januari dan Mei, mengklaim bahwa hampir 40 persen kapasitas penyulingan minyak utama Rusia tidak beroperasi pada bulan Mei.

Ia juga mengklaim bahwa Rusia telah memberlakukan pembatasan ekspor bahan bakar penerbangan dan bensin dan sedang mempertimbangkan untuk membatasi ekspor diesel.

Pihak berwenang Rusia belum mengomentari klaim terbaru Zelenskyy mengenai kerusakan pada industri minyak atau infrastruktur logistik negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sambut HUT ke-24, Apotek K-24 Resmikan Serentak 17 Gerai Baru

56 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Sambut HUT ke-24, Apotek K-...
Olahraga
Janice Tjen Bangkit untuk C...
Daerah
Tata Kelola BBM Subsidi di ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 2
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.