Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kinerja Seseorang Bisa Dipengaruhi Kondisi Kadar Hormon Testosteron

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 11:33 WIB | Oleh:
Kinerja Seseorang Bisa Dipengaruhi Kondisi Kadar Hormon Testosteron Doc: ist
Ket. kinerja

JAKARTA – Para pekerja perlu memeriksakan diri bila merasa kinerjanya tidak maksimal. Jangan-jangan karena soal kadar hormon testosterone. Dokter spesialis andrologi Eka Hospital BSD Tangerang dr. Christian Christoper Sunnu mengatakan kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang pria rendah bisa mempengaruhi kinerjanya di kantor dan hubungan dengan pasangannya.

Ia mengatakan ciri pria yang mengalami testosteron rendah yakni suasana hati yang berubah-ubah, depresi, gairah seksual menurun, disfungsi ereksi, kehilangan massa otot, massa lemak meningkat, kesulitan berkonsentrasi dan mengingat, kelelahan kronis, menurunnya performa kerja, penipisan rambut atau rambut rontok, penurunan kepadatan tulang hingga sulit tidur.

"Kadar testosteron yang rendah terasosiasi dengan masalah kesehatan syndroma metabolic seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas, gula darah tinggi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke," kata dr Sunnu di Tangerang, Rabu.

Ia menjelaskan salah satu fungsi hormon testosteron pada pria adalah pembentukan sel sperma dan menjadi tolok ukur pertama dalam kesuburan. Selain itu, manfaat dan fungsi testosteron dalam kehidupan sehari-hari adalah proses tumbuh kembang laki-laki dan memberikan karakteristik seperti pertumbuhan rambut di wajah, buah zakar, hingga otot.

Menurut dia, ada beberapa opsi terapi untuk mengatasi masalah testosteron rendah yakni terapi penggantian testosteron dengan menggunakan testosteron buatan melalui suntikan hormon testosteron buatan yang disuntikkan ke jaringan otot setiap 1-14 hari.

Kemudian pemakaian gel atau krim yang dioleskan setiap hari di kulit lengan atas, bahu, atau paha. Testosteron buatan yang ditempelkan di kulit pada sore hari akan melepaskan hormon testosteron secara perlahan dalam 24 jam melalui kulit.

Ada juga obat yang diminum secara oral ataupun ditempelkan di gusi atau pipi bagian dalam. Testosteron kemudian akan menyerap ke aliran darah, dan ada juga obat yang ditanam di bawah kulit, biasanya di area pinggul atau bokong, yang biasanya diganti setiap 3-6 bulan.

"Gaya hidup sehat juga dapat mempengaruhi kadar testosteron misalnya berolahraga dapat membantu meningkatkan kadar testosteron serta tidur cukup minimal 6-8 jam setiap harinya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Megapolitan
Tarif Baru TransBandara Blo...
Rona
Gal Gadot Konfirmasi Dikelu...
Ekonomi
DPR Sepakat Tetapkan Destry...
Advertisement
Luar Biasa, Delapan Komoditas Pangan Kini Telah Berhasil Swasembada

Luar Biasa, Delapan Komoditas Pangan Kini Telah Berhasil Swasembada

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.