Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaum Muda Didorong untuk Berperan Aktif Membangun Bangsa

3 Rabu, 29 Jul 2026, 11:52 WIB | Oleh:
Kaum Muda Didorong untuk Berperan Aktif Membangun Bangsa Kaum Muda Didorong untuk Berperan Aktif Membangun Bangsa Doc: ist
Ket. kaum muda

JAKARTA – Kaum muda juga mesti ambil bagian dalam membangun bangsa dan kesejahteraan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengajak seluruh pemuda untuk berperan meningkatkan kualitas diri sebagai modal utama dalam membangun negeri.

Dalam keterangan di Jakarta, Rabu, Mendiktisaintek menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya alam, melainkan juga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memiliki integritas, sebagai modal utama membangun tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik yang bersih.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pengalaman organisasi mahasiswa, khususnya melalui kepemimpinan di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menjadi sarana untuk melatih kemampuan koordinasi, pengambilan keputusan, dan kepemimpinan, yang kelak dibutuhkan dalam mengelola negara yang memiliki jumlah penduduk yang besar, dan tantangan pembangunan yang kompleks.

"Saya tahu teman-teman mahasiswa ini adalah generasi yang sangat kritis, silakan dilanjutkan, karena memang kita butuh orang-orang yang kritis, yang punya kepedulian terhadap negara kita," katanya.

Menteri Brian menyebut Indonesia harus mampu membaca dinamika tersebut secara cermat, khususnya di tengah perubahan situasi global yang berlangsung cepat.

Ia menjelaskan bahwa hasil aktivitas ekonomi nasional, mestinya dapat memperkuat perekonomian dalam negeri. Menteri Brian menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi untuk menjadi energi alternatif, seperti bioetanol berbahan baku hasil pertanian.

Pengembangan inovasi tersebut dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui dukungan riset dan inovasi perguruan tinggi.

Sementara itu, lanjut dia, tantangan pembangunan bangsa tidak hanya berkaitan dengan sistem, tetapi juga ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, profesionalisme, dan integritas tinggi. Mendiktisaintek menegaskan bahwa integritas adalah modal utama dalam membangun kepercayaan.

"Pesan saya satu, integritas. Jangan pernah menggadaikan integritas karena that's the highest price. Harga tertinggi dari seseorang itu (integritas)," ujarnya menegaskan.

Oleh karena itu, Menteri Brian mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengamat terhadap berbagai persoalan nasional, tetapi juga mengambil peran sebagai bagian dari solusi.

Menurut dia, perubahan membutuhkan keberanian, kompetensi, dan komitmen dari generasi muda untuk menghadirkan inovasi serta memperbaiki berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Sebab, generasi muda tidak cukup hanya menyampaikan kritik, melainkan harus mempersiapkan diri menjadi aktor utama yang mampu menghadirkan solusi dan memimpin perubahan di berbagai sektor.

"Tetap berpikir kritis adik-adik. Ada yang kurang perbaiki, suarakan. Tetapi yang jauh lebih penting dari itu adalah anda semua harus menjadi pemain-pemain utama," tutur Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.