Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPR: Teknologi Digital Dinilai Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 17:20 WIB | Oleh:
DPR: Teknologi Digital Dinilai Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Doc: Dok DPR
Ket. Wakil Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan bahwa ketahanan pangan saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai produksi pertanian. Tetapi telah menjadi isu strategis yang berkaitan dengan transformasi digital, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, hingga ketahanan nasional.

Menurut Dave, dunia saat ini menghadapi tantangan besar berupa meningkatnya kebutuhan pangan global. Perubahan iklim yang mengganggu produktivitas pertanian, serta tingginya kehilangan hasil pangan akibat rantai distribusi yang belum efisien.

“Transformasi digital harus menjadi fondasi baru dalam pembangunan sektor pangan Indonesia. Teknologi memungkinkan pertanian menjadi lebih presisi, lebih efisien, dan mampu meningkatkan produktivitas sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Dave dalam Webinar Literasi Digital bertema “Ketahanan Pangan”, Senin (15/6) lalu.

Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi seperti Internet of Things (IoT), sensor pertanian, sistem irigasi otomatis, pemantauan cuaca berbasis data. Hingga platform pemasaran digital dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus memperluas akses pasar.

Dave menambahkan, digitalisasi sektor pangan juga akan memperkuat kemampuan pemerintah dalam memantau ketersediaan stok pangan nasional sehingga kebijakan dapat diambil secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Namun, ia menekankan keberhasilan transformasi digital di sektor pangan membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang merata. Infrastruktur hingga wilayah pedesaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya petani dan pelaku usaha pangan.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal menghasilkan pangan sebanyak-banyaknya, tetapi bagaimana memastikan masyarakat dapat mengakses pangan yang cukup, aman, terjangkau, dan berkelanjutan. Teknologi harus hadir sebagai alat pemberdayaan yang meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kemandirian pangan bangsa,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.