Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen: Kemendag Perkuat Ketahanan Perdagangan melalui Diversifikasi Pasar

📅 Senin, 13 Jul 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Wamen: Kemendag Perkuat Ketahanan Perdagangan melalui Diversifikasi Pasar Doc: Dokumentasi Kementerian Perdagangan
Ket. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti

JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, mengatakan diversifikasi ekspor, kemitraan strategis, dan kolaborasi global memperkuat ketahanan perdagangan nasional. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

"Indonesia merespons dinamika global dengan memperkuat ketahanan perdagangan melalui diversifikasi pasar ekspor dan mitra investasi. Di saat yang sama, Indonesia terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra serta meningkatkan daya saing nasional," ujar Roro, Senin (13/7).

Roro mengatakan perekonomian global ini mengalami transformasi ditandai meningkatnya persaingan strategis, penggunaan tarif, dan perubahan rantai pasok global. Menurut dia, kondisi tersebut menuntut setiap negara menjaga keseimbangan antara keterbukaan ekonomi dan ketahanan nasional.

Indonesia, lanjut dia, terus menerapkan strategi diversifikasi untuk mengurangi ketergantungan pada pasar, teknologi, maupun rantai pasok tunggal. Di saat yang sama, Indonesia tetap berkomitmen menjadi mitra perdagangan dan investasi yang terbuka, andal, serta terpercaya.

Selain memperkuat ketahanan perdagangan, Indonesia juga terus mendorong penguatan sistem perdagangan global yang terbuka, inklusif, dan berbasis aturan. Roro menilai reformasi lembaga ekonomi internasional diperlukan agar mencerminkan dinamika ekonomi global dan menjawab tantangan masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Wamendag Roro menegaskan kolaborasi tetap menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan perdagangan global. Menurut dia, Indonesia terus mengedepankan diplomasi ekonomi yang terbuka dan inklusif melalui keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi, forum internasional.

Roro juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media melalui pendekatan pentaheliks. Menurut dia, sinergi tersebut penting untuk menyelaraskan prioritas nasional, memperkuat posisi negosiasi, dan memastikan Indonesia memiliki suara yang solid.

"Di tengah dunia yang makin terfragmentasi, koordinasi dan kolaborasi merupakan aset strategis. Melalui pendekatan pentaheliks, pemerintah berperan memberikan arah kebijakan, akademisi menghadirkan analisis berbasis bukti, pelaku usaha menyampaikan perspektif pasar," kata Roro.

Plt Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhannas, Ipung Purwadi, mengatakan Jakarta Geopolitical Forum 2026 mengangkat tema tantangan multilateralisme global. Menurut dia, forum membahas dinamika politik dunia, kondisi ekonomi global, dan disrupsi teknologi yang memengaruhi berbagai negara.

Ipung berharap berbagai masukan dapat menjadi rekomendasi strategis bagi pemerintah dalam merespons perkembangan global sekaligus menjaga ketahanan nasional. Di sektor perdagangan, peningkatan daya saing melalui kualitas produk dinilai penting menjaga pasar ekspor sekaligus mendukung pembangunan nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.