Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Ambulans Biasa, Kendaraan Mungil Ini Siap Terobos Lorong Sempit Palembang demi Selamatkan Nyawa Warga

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Bukan Ambulans Biasa, Kendaraan Mungil Ini Siap Terobos Lorong Sempit Palembang demi Selamatkan Nyawa Warga Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Ambulans Lilo disiapkan Dinkes Palembang melayani warga yang di kawasan permukiman jalan sempit atau di lorong.

PALEMBANG - Dinas Kesehatan Kota Palembang tengah mempercepat pengembangan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) inklusif ramah disabilitas serta mengoptimalkan operasional ambulans mini "Lilo" (Lincah di Lorong), Selasa (16/6). 

Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif sekaligus memastikan akses layanan kesehatan primer mampu menembus kawasan permukiman padat di Ibu kota Sumatera Selatan (Sumsel) itu.

"Pengembangan puskesmas inklusif sesuai komitmen Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam mewujudkan Palembang Sehat dan ruang publik yang inklusif," kata Kepala Dinkes Palembang Fenty Aprina di Palembang, Selasa.

Dia menjelaskan sekarang sudah ada enam puskesmas inklusif dan hingga akhir 2026 ini diupayakan berkembang menjadi 15 puskesmas inklusif atau ramah disabilitas dari total 42 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan.

Melalui pengembangan puskesmas inklusif itu, kata dia, diharapkan bisa memperkuat komitmen Pemkot Palembang mewujudkan daerah ini sebagai kota ramah disabilitas.

Selain puskesmas inklusif, lanjut dia, untuk mengoptimalkan pelayanan kepada warga hingga pelosok kota, sekarang ini telah dikembangkan mobil ambulans mini yang dikenal Ambulans Lincah di Lorong (Lilo) yang bisa masuk ke permukiman penduduk di jalan sempit atau lorong.

Ambulans Lilo itu hingga Juni 2026 ini baru ada tiga unit dan diupayakan beberapa unit lagi, kata dia, sehingga dapat membantu warga yang ada di pelosok kota mengakses fasilitas kesehatan.

Warga yang mengalami gangguan kesehatan ringan dapat dilayani langsung di tempat oleh petugas Ambulans Lilo yang didukung fasilitas memadai, sedangkan yang sakit tergolong berat dibawa ke rumah sakit umum milik daerah (RSUD).

Fenty menjelaskan petugas Ambulans Lilo dapat dihubungi warga setiap waktu, baik untuk meminta pelayanan pemeriksaan kesehatan di kawasan permukiman maupun bantuan pergi ke rumah sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Revitalisasi 22 Sekolah di ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.