Viral Aksi Heroik Penjaga Perlintasan Kereta Bangil Selamatkan Pria yang Hendak Menabrakkan Diri ke Kereta
📅 Selasa, 28 Jul 2026, 17:20 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPASURUAN - Keberanian seorang petugas penjaga perlintasan kereta api di Bangil, Kabupaten Pasuruan, menjadi sorotan setelah berhasil menyelamatkan seorang pria yang diduga sengaja berada di jalur rel saat kereta api akan melintas. Aksi penyelamatan yang berlangsung dalam hitungan detik itu terekam kamera pengawas dan videonya kemudian menyebar luas di media sosial.
Dari keterangan dan dokumentasi peristiwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/7) malam di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 105, Desa Masangan, Kecamatan Bangil. Saat menjalankan tugasnya, petugas melihat seorang pria lanjut usia berdiri di tengah rel, sementara sebuah kereta api sudah melaju menuju lokasi.
Menyadari ancaman yang semakin dekat, petugas bernama M. Shofi Bahtiar, segera berlari meninggalkan pos jaga. Tanpa banyak berpikir, ia menghampiri pria tersebut dan menariknya keluar dari lintasan agar tidak tertabrak kereta.
Situasi sempat semakin menegangkan ketika pria itu kembali berusaha mendekati rel. Shofi kembali bergerak cepat menghalanginya hingga keduanya berada di tempat yang aman. Tak lama berselang, kereta api melintas dengan kecepatan tinggi di lokasi yang beberapa detik sebelumnya masih ditempati korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria yang diselamatkan diketahui bernama Dsk, warga Desa Masangan, Bangil, yang berusia sekitar 70-an tahun. Sejumlah laporan menyebut pria tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan, meski penyebab pasti dirinya berada di rel kereta masih didalami pihak terkait.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aksi spontan Shofi menuai banyak apresiasi. Keputusannya untuk bertindak cepat dinilai menjadi faktor penentu yang menyelamatkan nyawa seseorang. Di tengah tugas menjaga keamanan perlintasan, ia juga harus mengambil risiko besar dengan memasuki area rel ketika kereta sudah berada sangat dekat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa jalur kereta api merupakan kawasan dengan tingkat bahaya tinggi. Masyarakat diimbau untuk tidak memasuki rel selain untuk kepentingan yang diizinkan, karena masinis memiliki keterbatasan untuk menghentikan laju kereta secara mendadak ketika melihat adanya orang atau benda di lintasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!