Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 00:22 WIB | Oleh:
Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya Doc: Antara foto/Xinhua
Ket. Kebakaran hutan dan lahan hebat terjadi di dekat kota pesisir Omis, Kroasia, Kamis (13/8).

LONDON - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah Eropa pada Jumat (14/8) waktu setempat seiring suhu panas intens dan cuaca kering memicu kebakaran mulai dari Kroasia dan Prancis hingga Jerman dan Belgia, memaksa ribuan orang mengungsi serta membebani layanan kedaruratan.

Di Kroasia, karhutla besar melanda area berhutan dan permukiman di sekitar kota wisata Omis pada malam hari. Menurut pihak kepolisian setempat pada Jumat, satu jenazah telah ditemukan di lokasi kejadian dan sedikitnya 40 orang terluka.

Api mulai berkobar pada Kamis (13/8) malam waktu setempat dan menjalar dengan cepat. Sedikitnya 1.000 orang dievakuasi dari daerah yang terdampak.

Di Prancis barat daya, karhutla yang mulai berkobar pada Kamis telah menghanguskan sekira 1.100 hektare lahan dan memaksa lebih dari 500 orang meninggalkan rumah mereka, menurut otoritas setempat. Prancis juga sedang menghadapi gelombang panas baru, dengan 83 departemen berada di bawah peringatan oranye akibat suhu panas pada Jumat dan 57 departemen menghadapi risiko tinggi karhutla.

Inggris juga tengah berjuang mengatasi karhutla besar di West Midlands, di mana 19 rumah hancur dan 18 rumah lainnya rusak di Stourbridge, menurut pejabat pemadam kebakaran setempat. Negara itu mencatat suhu tertinggi sepanjang tahun ini pada Kamis, dengan suhu sementara mencapai 38,1 derajat Celsius di Inggris bagian selatan.

Di Spanyol, kebakaran di Provinsi Huelva di wilayah selatan telah berlangsung selama lebih dari sepekan dan masih belum dapat dikendalikan. Kebakaran lainnya di Provinsi Huesca, wilayah timur laut, berulang kali memburuk sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari waktu setempat.

Di Jerman bagian barat, karhutla memaksa sekira 1.800 orang mengungsi dari rumah mereka pada malam hari, kata pejabat setempat pada Jumat. Helikopter dan peralatan militer dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran, sementara para saksi mata menggambarkan situasinya sebagai "mengkhawatirkan" dan mengatakan "abu berjatuhan dari langit."

Di Belgia bagian timur, kebakaran hutan pada Jumat mendorong pihak otoritas mengaktifkan rencana tanggap darurat tingkat provinsi seiring negara tersebut dilanda suhu yang sangat panas pada musim panas. Institut Meteorologi Kerajaan Belgia pada Jumat tetap memberlakukan peringatan panas tingkat oranye.

Di Serbia, sebanyak 25 kebakaran lahan terbuka masih aktif di berbagai wilayah negara tersebut pada Jumat, kata pemerintah Serbia, dengan empat lokasi menghadapi kebakaran serius. Kebakaran di kawasan Deliblatska Pescara (Deliblato Sands) telah meluas hingga mencakup lebih dari 2.500 hektare.

Pemerintah Serbia memperingatkan bahwa angin yang lebih kencang, kondisi kering berkepanjangan, dan vegetasi yang mengering dapat semakin meningkatkan risiko terjadinya kebakaran dan mempercepat penyebarannya.

Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa memperkirakan bahaya kebakaran yang "sangat ekstrem" di sejumlah besar wilayah di Eropa tengah dan timur pada 13 hingga 19 Agustus, membentang dari Jerman dan kawasan Alpen melalui Polandia hingga Balkan.

Kondisi sangat ekstrem juga diprediksi terjadi di sejumlah wilayah kecil di Inggris bagian selatan, Irlandia, Prancis bagian utara, dan Swedia bagian selatan, sementara bahaya kebakaran ekstrem diperkirakan melanda sejumlah wilayah Prancis dan Semenanjung Iberia yang lebih luas.

Layanan darurat di seluruh Eropa tetap siaga seiring gelombang panas terus melanda, sementara pihak otoritas mendesak warga di wilayah yang terancam untuk mematuhi perintah evakuasi dan mengambil langkah-langkah pencegahan guna mengantisipasi kebakaran lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.