Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawasan Kota Tua Direvitalisasi, Bakal Ada Trem Listrik dan Zona Rendah Emisi

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 14:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kawasan Kota Tua Direvitalisasi, Bakal Ada Trem Listrik dan Zona Rendah Emisi Doc: ANTARA
Ket. Stasiun Kota Tua, Jakarta Barat pada akhir pekan, Jakarta, Minggu (14/6/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pengelola Kawasan Kota Tua menyiapkan sejumlah konsep pengembangan dalam program revitalisasi kawasan yang akan menghadirkan jalur trem listrik dan penerapan kawasan rendah emisi atau Low Emission Zone (LEZ).

"Salah satunya kita akan membangun juga LEZ atau Low Emission Zone. Jadi kita akan membatasi kendaraan nanti ketika sudah jadi semuanya," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta Denny Aputra saat ditemui di Kota Tua, Jakarta, Minggu (14/6).

Denny mengatakan konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Tua sebagai destinasi wisata berkelas global sekaligus memperkuat identitas sejarah kawasan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menghidupkan kembali moda transportasi trem yang pernah beroperasi di kawasan tersebut. Namun, trem yang direncanakan nantinya akan menggunakan tenaga listrik.

"Trem yang lamanya jalurnya saja, dan sudah menggunakan tenaga listrik nanti ke depan," ucapnya.

Menurut Denny, jalur trem direncanakan melintasi kawasan wisata Kota Tua dan terhubung dengan sejumlah titik strategis, termasuk area dekat Sunda Kelapa. Meski demikian, detail jalur masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah.

Ia menjelaskan pengembangan tersebut merupakan bagian dari revitalisasi besar kawasan Kota Tua yang diarahkan untuk menggabungkan unsur sejarah, pariwisata, dan transportasi ramah lingkungan.

Selain pembangunan trem listrik dan LEZ, kawasan Kota Tua juga akan didukung integrasi transportasi massal melalui MRT, Transjakarta, dan Stasiun Jakarta Kota.

Denny menambahkan revitalisasi dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

"Pak Gubernur melihat bahwa itu menjadi moda transportasi awal, membangun sejarahnya kembali, dan memastikan revitalisasi Kota Tua di 2029 ini menjadi destinasi Jakarta, kota global," katanya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memprioritaskan penyelesaian proyek MRT Lebak Bulus-Kota yang ditargetkan rampung pada awal 2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.