Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Tambah Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah di 2026

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 12:45 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Tambah Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah di 2026 Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania saat konferensi pers di Balai Kota, Rabu (21/1).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah 60 sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah swasta gratis.

"Terkait dengan sekolah gratis, kita bertambah dari 40 sekolah menjadi 100 sekolah di 2026," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania di Balai Kota, Rabu.

Jadi sekolah swasta gratis tidak dikurangi, bahkan bertambah menjadi 100 sekolah. "Dan setiap tahun akan kami upayakan untuk bertambah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," katanya.

Pada 2025, Pemerintah Jakarta telah menjalankan uji coba sekolah gratis di 40 sekolah swasta. Uji coba ini mencakup 4.932 siswa dari 142 rombongan belajar yang merupakan kelas awal atau angkatan baru.

Meski jumlahnya bertambah, Atika mengakui memang terdapat pengurangan target penambahan jumlah sekolah gratis pada tahun ini.

Pada Agustus 2025, Pemprov DKI memasang target program tersebut bisa menyasar 258 sekolah swasta. Namun, kini Pemprov DKI hanya merencanakan penambahan jumlah sekolah gratis menjadi 100 sekolah.

Penurunan target ini disebabkan adanya pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencakup dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun.

Awalnya APBD DKI Jakarta tahun 2026 direncanakan menyentuh sekitar Rp95 triliun. Namun, karena penurunan nilai dana transfer, APBD diketok hanya menjadi Rp81,3 triliun.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pun terpaksa mengurangi pagu anggaran pada sejumlah program yang dijalankan pada tahun ini.

"Bahwa betul memang dari rencana 250-an sekolah gratis, karena ada pengurangan signifikan pada DBH, tentunya kita harus melakukan rasionalisasi dari jumlah," katanya.

Jadi, menurut dia, memang faktornya adalah karena pengurangan dari pendapatan yang berasal dari DBH.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta tak mengurangi dan mempertahankan jumlah sekolah swasta yang diprioritaskan masuk dalam program sekolah gratis di Jakarta pada tahun depan.

DPRD Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan agar sekolah swasta gratis tidak dikurangi, bahkan ditingkatkan jumlahnya melebihi dari 105 sekolah sebagaimana target 2026.

"Target 2026 yang dibahas di Komisi E adalah 258. Ternyata hanya disetujui 105," kata Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, Ramli Muhamad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.