Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Material Terjal, Menteri PU Optimistis Sekolah Rakyat Subulussalam Aceh Tetap On Track

30 Minggu, 14 Jun 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jalur Material Terjal, Menteri PU Optimistis Sekolah Rakyat Subulussalam Aceh Tetap On Track Jalur Material Terjal, Menteri PU Optimistis Sekolah Rakyat Subulussalam Aceh Tetap On Track Doc: istimewa
Ket. Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam menghadapi ujian berat. Lokasinya yang berada di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara membuat distribusi material konstruksi menjadi tantangan besar bagi Kementerian Pekerjaan Umum

ACEH- Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam menghadapi ujian berat. Lokasinya yang berada di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara membuat distribusi material konstruksi menjadi tantangan besar bagi Kementerian Pekerjaan Umum.

Menteri PU Dody Hanggodo turun langsung ke lapangan, Sabtu (13/6), untuk mencari solusi percepatan. Ia mengakui, letak Subulussalam yang jauh dari pusat distribusi membuat pengiriman bahan konstruksi, terutama baja dan material berat, memakan waktu jauh lebih lama dibanding daerah lain.

“Kita harus mengakui lokasi Subulussalam cukup menantang dari sisi logistik. Mengangkut material ke sini tidak mudah. Bahkan perjalanan darat menuju lokasi saja cukup berat, apalagi untuk mengangkut material konstruksi dalam jumlah besar,” kata Menteri Dody.

Meski begitu, Menteri Dody tetap optimistis proyek garapan PT Waskita Karya ini bisa segera difungsikan. Berbagai inovasi teknis diterapkan untuk memotong jalur distribusi yang rumit. Salah satunya mengganti sebagian struktur baja dengan beton agar pekerjaan tidak tergantung pada pengiriman material yang kompleks.

“Kita sedang mencari metode kerja yang lebih efektif. Beberapa titik yang semula direncanakan pakai baja akan dievaluasi sebagian diganti beton, supaya konstruksi bisa lebih cepat tanpa mengurangi kualitas,” jelasnya.

Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 60%. Ketersediaan material di lokasi tercatat 62%, sementara sisanya masih dalam perjalanan. Untuk mempercepat, tim proyek menggunakan jalur laut dan udara, mendirikan batching plant di area proyek, menambah alat berat, hingga mendapat dukungan personel TNI.

“Kita akan terus cari cara terbaik, tercepat, dan paling efektif. Yang penting bukan hanya cepat selesai, tapi juga menghasilkan bangunan berkualitas yang bisa dipakai jangka panjang,” tegas Menteri Dody.

Sekolah Rakyat Aceh 2 dibangun di lahan 6,8 hektare dengan nilai kontrak Rp453,3 miliar. Kawasan pendidikan terpadu ini akan dilengkapi gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa, rusun guru, masjid, gedung serbaguna, lapangan mini soccer, basket, voli, dan fasilitas penunjang lainnya.

Dengan strategi percepatan yang diterapkan, Kementerian PU menargetkan sekolah rakyat ini bisa segera beroperasi dan menjawab kebutuhan pendidikan di wilayah perbatasan Aceh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.