Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

93 Sekolah Rakyat Permanen Dibangun! Prabowo: Ini Cara Putus Rantai Kemiskinan

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 18:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi
93 Sekolah Rakyat Permanen Dibangun! Prabowo: Ini Cara Putus Rantai Kemiskinan Doc: istimewa
Ket. Hingga saat ini sebanyak 93 Sekolah Rakyat permanen dan 182 Sekolah Rakyat rintisan telah dibangun. Ke depan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki Sekolah Rakyat

*RILIS PU 1*

*14 AGUSTUS 2026*

*SP.BIRKOMPU/VIII/2026/446*

*Presiden Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat*

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dengan memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga sejumlah sarana dan prasarana yang layak secara gratis. 

“Kita juga membangun sekolah rakyat. Sekolah berasrama untuk anak-anak dari keluarga yang paling tidak berdaya dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 93 Sekolah Rakyat permanen dan 182 Sekolah Rakyat rintisan telah dibangun. Ke depan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki Sekolah Rakyat.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hingga 12 Agustus 2026, Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II atau Sekolah Rakyat Permanen. 

Dari jumlah tersebut, 30 diantaranya telah selesai dengan progres 100 persen. Sementara sisanya dalam tahap penyelesaian akhir dan sebagian besar telah difungsionalkan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Pembangunan sekolah terintegrasi ini turut menyerap 50.560 tenaga kerja.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memuliakan anak-anak dari keluarga prasejahtera. Menurut Menteri Dody, Program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi salah satu kunci memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke, mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” tegasnya.

Kawasan Sekolah Rakyat ini dilengkapi berbagai fasilitas modern, mulai dari gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, ruang laboratorium, rusun guru, gedung serbaguna, masjid, guest house, kantin, dapur beserta instalasi pengolahan limbah, hingga instalasi air bersih. Untuk menunjang keamanan dan aktivitas siswa, kawasan sekolah juga dilengkapi sistem CCTV, lapangan upacara, serta fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola atau mini soccer dan basket.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.