Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jabar dan Jateng Mulai Kerontang, Ribuan Liter Air Bantuan Dikucurkan

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 08:16 WIB | Oleh:
Jabar dan Jateng Mulai Kerontang, Ribuan Liter Air Bantuan Dikucurkan Doc: ist
Ket. harus siaga bantuan air bersih

JAKARTA – Cuaca amat panas dan tiada hujan telah membuat sejumlah daerah kekeringan, termasuk Jabar dan Jateng. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi ribuan liter air bersih didistribusikan ke sejumlah desa di Jawa Tengah dan Jawa Barat yang mulai terdampak bencana kekeringan fase peralihan musim kemarau.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa pengiriman pasokan air bersih tersebut difokuskan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, serta Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat.

"Musim kemarau yang mulai terjadi di wilayah tersebut menyebabkan debit air dari sumber-sumber alami berkurang dan tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat sehari-hari," kata dia

Abdul memaparkan bahwa pengiriman pasokan logistik air terbesar salah satunya diarahkan ke Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang dilaporkan telah mengalami nihil curah hujan selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Di wilayah hilir Kabupaten Bekasi tersebut, Badan Penanggulangan JAKAABencana Daerah (BPBD) setempat menggelontorkan sedikitnya 10.000 liter air bersih untuk memenuhi domestik dari 30 kepala keluarga (KK) yang terdampak krisis air.

Sementara itu, pasokan air dalam jumlah ribuan liter berikutnya disalurkan oleh BPBD Kabupaten Bogor seiring berkurangnya debit sumber mata air permukaan di kawasan hulu yang biasa diandalkan oleh masyarakat setempat.

Abdul menyebutkan, untuk wilayah Kabupaten Bogor, armada truk tangki telah mendistribusikan sebanyak 5.000 liter air bersih secara bertahap kepada sedikitnya 127 kepala keluarga di kawasan Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup.

Adapun di Provinsi Jawa Tengah, intervensi kedaruratan serupa juga dilakukan melalui pengiriman 4.000 liter air bersih oleh BPBD Kabupaten Cilacap bersama aparat kewilayahan untuk membantu 40 kepala keluarga di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu.

Merespons peristiwa tersebut maka BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah mitigasi.

Menurut Abdul, misalnya seperti membuat sumur resapan dan menyiapkan tandon air berkapasitas memadai sebagai cadangan air bersih. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan panen air hujan dengan menyiapkan drum atau wadah penampung yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Penghematan dan penggunaan air secara bijak sesuai kebutuhan," cetusnya.

Kekeringan ini selaras dengan hasil pemutakhiran data BMKG yang melaporkan sampai dengan akhir Mei 2026, perluasan wilayah kekeringan dimulai pada 200 zona musim (11,83 persen daratan) yang teridentifikasi lewat warna kecokelatan pada peta sebaran iklim nasional.

Pergerakan zona kering tersebut diproyeksikan melonjak drastis pada bulan Juni ini dengan memasuki 198 zona musim baru atau setara 31,6 persen luas daratan, mencakup wilayah DKI Jakarta bagian selatan, sebagian Pulau Jawa, hingga sebagian besar Pulau Kalimantan.

Memasuki bulan Juli, pergerakan kemarau akan kembali merambah 66 zona musim lainnya yang meliputi Jambi bagian barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian timur, sebagian besar Sulawesi, hingga Maluku Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Son Siap Pimpin Korea Menghadapi Ceko

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Son Siap Pimpi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.