Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Bekasi Diminta Siapkan Penampungan Air bila Sewaktu-waktu Bantuan Air Datang

25 Jumat, 12 Jun 2026, 08:22 WIB | Oleh:
Warga Bekasi Diminta Siapkan Penampungan Air bila Sewaktu-waktu Bantuan Air Datang Warga Bekasi Diminta Siapkan Penampungan Air bila Sewaktu-waktu Bantuan Air Datang Doc: ist
Ket. bantuan air bersih

BEKASI – Warga diminta menyiapkan bak-bak atau toren yang mudah dijangkau petugas bila ada pengiriman bantuan air bersih. Ini terutama untuk warga yang daerahnya mulai kekeringan. Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta warga khususnya di wilayah rawan kekeringan untuk menyiapkan sarana penampungan guna mencegah krisis air yang berpotensi terjadi akibat kondisi curah hujan di bawah normal disertai peningkatan suhu udara.

"Kondisi cuaca saat ini berpotensi menyebabkan kekeringan yang akan mengganggu ketersediaan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat hingga penunjang sektor pertanian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis di Cikarang, Kamis.

Ia mengatakan ketersediaan sarana penampungan air sebagai salah satu langkah mitigasi dini untuk mengantisipasi potensi bencana kekeringan yang diprediksi terjadi pada musim kemarau tahun ini.

Dia mengaku telah menyampaikan imbauan kepada pihak kecamatan maupun pemerintah desa untuk segera mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah daerah apabila mengalami kesulitan air bersih.

Permohonan dimaksud dilengkapi dengan alamat lokasi, titik koordinat, jumlah kepala keluarga terdampak hingga kontak penanggung jawab. Data tersebut diperlukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Setiap wilayah desa rawan kekeringan juga telah diminta menyiapkan sarana penampungan air seperti toren, bak penampungan, bak terpal maupun fasilitas serupa di lokasi yang mudah dijangkau armada mobil tangki.

Keberadaan sarana tersebut diyakini mampu mempercepat distribusi bantuan. Warga dapat mengambil air langsung dari lokasi penampungan sementara armada tangki bisa segera mengisi ulang dari kantor cabang Perumda Tirta Bhagasasi terdekat untuk melayani warga terdampak di wilayah lain.

"Kami berharap masyarakat dan pemerintah desa meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini agar dampak kekeringan bisa diminimalisir," ucap dia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriyadi menambahkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau terjadi pada Juli hingga September 2026.

Kondisi musim kemarau tahun ini juga diprediksi lebih berat dibandingkan tahun lalu. Pemerintah pusat dan daerah tengah menyiapkan langkah antisipasi berupa operasi modifikasi cuaca apabila kondisi memburuk.

Pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah berpotensi mengalami kekeringan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, wilayah selatan Kabupaten Bekasi masih menjadi daerah paling rentan terdampak.

Wilayah tersebut di antaranya Kecamatan Bojongmangu, Serang Baru serta sebagian Kecamatan Cikarang Pusat yang selama ini kerap mengalami keterbatasan pasokan air saat musim kemarau.

Namun Dodi juga mengingatkan potensi kekeringan tidak hanya mengancam wilayah selatan. Berkaca kejadian tahun 2024, dampak kekeringan bahkan meluas hingga wilayah utara Kabupaten Bekasi.

Saat itu, sejumlah warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena sumber air sungai yang biasa digunakan telah terkontaminasi intrusi air laut sehingga tidak layak dikonsumsi.

"Tahun 2024 itu meluas sampai wilayah utara. Karena air sungai terkontaminasi air laut sehingga tidak bisa dikonsumsi masyarakat. Waktu itu sampai ditetapkan tanggap darurat kekeringan. Jadi seluruh potensi dampak sudah harus dimitigasi sejak dini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Madura United Mulai Pasang ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.