Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Global, Pasar Optimistis Kesepakatan Damai AS-Iran

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Global, Pasar Optimistis Kesepakatan Damai AS-Iran Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat 912/6), bergerak menguat mengikuti bursa saham global, seiring optimisme pelaku pasar akan dilakukannya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

IHSG dibuka menguat 74,38 poin atau 1,26 persen ke posisi 5.960,27. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 9,97 poin atau 1,70 persen ke posisi 596,81.

“Kiwoom Research perlu ingatkan para investor/trader untuk belum dulu mengambil posisi beli lebih banyak, untuk antisipasi gejolak social unrest/ factor global-domestic lainnya during weekend,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Jumat

Dari mancanegara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pembahasan dan poin-poin final kesepakatan damai dengan Iran telah disetujui seluruh pihak terkait, dan penandatanganan dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Trump juga mengatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali setelah kesepakatan ditandatangani, sementara blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan dicabut.

Meski demikian, ketegangan belum sepenuhnya mereda. AS dan Iran masih saling melancarkan serangan hingga Kamis (11/6), sementara pasar tetap mencermati risiko gangguan pasokan energi global dari Selat Hormuz.

Harga minyak mentah global anjlok setelah Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Minyak jenis Brent turun 4,5 persen ke 88,91 dolar AS per barel, sementara WTI turun 4,2 persen ke 86,26 dolar AS barel

Bursa saham kawasan Eropa menguat setelah European Central Bank (ECB) menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 2,25 persen, ECB merevisi proyeksi inflasi menjadi 3,0 persen pada 2026, 2,3 persen pada 2027, dan 2,0 persen pada 2028. Sementara proyeksi pertumbuhan ekonomi Eurozone dipangkas menjadi 0,8 persen.

Di sisi lain, pelaku pasar memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun, dengan fokus tertuju pada rapat pertama Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed pada 17 Juni 2026.

“Dalam jangka pendek, perhatian investor global juga tersedot ke sejumlah event besar seperti IPO SpaceX senilai 75 miliar dolar AS yang menjadi IPO terbesar dalam sejarah, serta dimulainya FIFA World Cup di AS yang berpotensi mengalihkan sebagian fokus dan likuiditas pasar global ke aset-aset berprofil tinggi, serta ke meja judi bola,” ujar Liza.

Dari dalam negeri, investor asing masih membukukan net sell sebesar Rp61 miliar pada perdagangan kemarin, sehingga akumulasi net sell sepanjang tahun berjalan mencapai sekitar Rp78,5 triliun.

“Arus keluar dana asing menunjukkan bahwa investor global masih cenderung berhati-hati terhadap aset Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian domestik dan global, termasuk pelemahan rupiah, isu persepsi risiko Indonesia, serta berlanjutnya tren 'Sell Indonesia' yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Liza.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati rencana aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta pada hari ini, yang berisiko menambah kekhawatiran investor asing terhadap stabilitas sosial dan politik Indonesia.

“Selama faktor-faktor tersebut masih membayangi, arus dana asing diperkirakan akan cenderung selektif dan belum sepenuhnya kembali ke pasar saham Indonesia,” ujar Liza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Kebakaran Dua Rumah di Caku...
Luar Negeri
Ukraina Beri Sinyal Hentika...
Luar Negeri
Turki Ingin Laut Hitam Aman...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.